Menteri PU RI Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Sikundo
- 30 Jul 2026 23:46 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID,Meulaboh - Komitmen Pemerintah Pusat dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata hingga pelosok daerah kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.P.E., yang didampingi unsur Forkopimda Aceh Barat meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kamis 30 Juli 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri PU RI didampingi Plt. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Ir. Zulkarnaini, S.P., S.T., M.Si., Bupati Aceh Barat Tarmizi, S.P., M.M., Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K., Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadhiel, S.H., Kadis PUPR Aceh Barat Fadly Octora, S.T., Keuchik Desa Sikundo, serta masyarakat setempat.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung lokasi pembangunan sekaligus memastikan progres pengerjaan Jembatan Gantung Perintis yang menjadi harapan masyarakat. Kehadiran Menteri PU RI di lokasi menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di tengah masyarakat guna menjawab kebutuhan akan akses transportasi yang aman dan layak.
Jembatan Gantung Perintis yang saat ini sedang dibangun memiliki panjang 100 meter dengan lebar 1,2 meter. Pengerjaannya dilaksanakan secara gotong royong oleh personel TNI AD bersama masyarakat sebagai wujud sinergi antara pemerintah dan warga dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan umum.
Di hadapan Menteri PU RI, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren menjelaskan bahwa sebelumnya di lokasi tersebut telah berdiri sebuah jembatan gantung yang dibangun pada tahun 2024 melalui kerja sama Kodim 0105/Abar dengan Yayasan Buddha Tzu Chi. Namun, jembatan tersebut mengalami kerusakan berat hingga ambruk akibat diterjang banjir bandang yang melanda wilayah itu pada akhir tahun 2025.
Pembangunan kembali jembatan ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Selain menjadi akses utama masyarakat, jembatan ini juga menjadi jalur bagi para pelajar yang setiap hari menyeberangi sungai menuju sekolah yang berada di seberang.
Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan Jembatan Sikundo akan menjadi perhatian Balai Pelaksanaan Jalan Kementerian PU. Menurutnya, desain jembatan akan dibuat lebih tinggi dibandingkan sebelumnya agar tetap dapat difungsikan saat debit air sungai meningkat.
"Untuk Sikundo bisa. Nanti kita support dari balai jalan. Jembatannya akan dibuat lebih tinggi supaya saat banjir jembatan tetap aman dan aktivitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah, tidak terganggu," kata Dody.
Selain pembangunan Jembatan Sikundo, Menteri PU juga mengatakan bahwa pembangunan Irigasi Lhok Guci dan kolam retensi akan menjadi salah satu program yang diprioritaskan pemerintah pusat.
Sementara itu, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri PU ke Aceh Barat.
Menurutnya, kehadiran Dody Hanggodo merupakan realisasi komitmen yang pernah disampaikan saat pertemuan di Jakarta pada Oktober tahun lalu.
"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Menteri PU ke Aceh Barat. Ini sesuai dengan komitmen beliau saat kami bertemu di ruang kerjanya pada awal Oktober tahun lalu. Hari ini beliau datang langsung melihat kondisi Aceh Barat, termasuk meninjau Jembatan Sikundo yang memang membutuhkan pembangunan kembali," ujar Tarmizi.
Bupati Tarmizi menjelaskan di Desa Sikundo terdapat dua jembatan yang akan dibangun untuk memulihkan akses masyarakat. Satu jembatan dibangun melalui dukungan TNI bersama Polda Aceh, sementara satu jembatan permanen lainnya akan ditangani oleh Balai Pelaksanaan Jalan Kementerian PU.
"Alhamdulillah, Pak Menteri memberikan perhatian yang sangat besar kepada Aceh Barat. Untuk Sikundo ada dua jembatan, satu dibangun oleh TNI bersama Polda Aceh dan satu lagi akan dibangun oleh Balai,” jelasnya.
Selain pembangunan jembatan, Menteri PU juga memberikan perhatian terhadap sejumlah usulan strategis yang diajukan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, seperti pembangunan Irigasi Lhok Guci, kolam retensi, serta berbagai program infrastruktur lainnya.
"Kami sangat bersyukur karena beliau juga akan membantu pembangunan Irigasi Lhok Guci, kolam retensi, dan beberapa usulan lainnya yang telah kami sampaikan. Ini merupakan dukungan yang sangat berarti bagi percepatan pembangunan Aceh Barat," katanya.
Kegiatan kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Aceh Barat karena merupakan kunjungan langsung pejabat pemerintah pusat pascabencana yang melanda daerah itu.
Selain pembangunan Jembatan Sikundo, Menteri PU juga menyatakan bahwa pembangunan Irigasi Lhok Guci dan kolam retensi akan menjadi salah satu program yang diprioritaskan pemerintah pusat.
Sementara itu, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menteri PU ke Aceh Barat.
Menurutnya, kehadiran Dody Hanggodo merupakan realisasi komitmen yang pernah disampaikan saat pertemuan di Jakarta pada Oktober tahun lalu.
"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Menteri PU ke Aceh Barat. Ini sesuai dengan komitmen beliau saat kami bertemu di ruang kerjanya pada awal Oktober tahun lalu. Hari ini beliau datang langsung melihat kondisi Aceh Barat, termasuk meninjau Jembatan Sikundo yang memang membutuhkan pembangunan kembali," ujar Tarmizi.
Bupati Tarmizi menjelaskan di Desa Sikundo terdapat dua jembatan yang akan dibangun untuk memulihkan akses masyarakat. Satu jembatan dibangun melalui dukungan TNI bersama Polda Aceh, sementara satu jembatan permanen lainnya akan ditangani oleh Balai Pelaksanaan Jalan Kementerian PU.
"Alhamdulillah, Pak Menteri memberikan perhatian yang sangat besar kepada Aceh Barat. Untuk Sikundo ada dua jembatan, satu dibangun oleh TNI bersama Polda Aceh dan satu lagi akan dibangun oleh Balai,” jelasnya.
Selain pembangunan jembatan, Menteri PU juga memberikan perhatian terhadap sejumlah usulan strategis yang diajukan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, seperti pembangunan Irigasi Lhok Guci, kolam retensi, serta berbagai program infrastruktur lainnya.
"Kami sangat bersyukur karena beliau juga akan membantu pembangunan Irigasi Lhok Guci, kolam retensi, dan beberapa usulan lainnya yang telah kami sampaikan. Ini merupakan dukungan yang sangat berarti bagi percepatan pembangunan Aceh Barat," katanya.
Menteri PU RI menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Gantung Perintis merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas wilayah, terutama di daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis. Dengan akses yang memadai, diharapkan mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, pelayanan kesehatan, hingga sektor pendidikan dapat berjalan lebih lancar.
Apabila pembangunan selesai, Jembatan Gantung Perintis ini akan menjadi penghubung vital bagi warga Desa Sikundo dan sekitarnya. Kehadirannya tidak hanya memperkuat akses infrastruktur, tetapi juga memberikan rasa aman, mempercepat aktivitas perekonomian masyarakat, serta mempermudah siswa-siswi menuju sekolah tanpa harus menghadapi risiko menyeberangi sungai.
Sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat diharapkan terus terjalin demi mewujudkan pembangunan yang merata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Barat khususnya di kecamatan Pante cereumen desa Sikundo kabupaten setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....