Ceramah Subuh Ramadan Pemahaman Amalan-amalan Dibulan Ramadan

  • 20 Feb 2026 16:01 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Masjid Jamik Baiturrahim Gampong (Desa) Ujong Baroh Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat kembali melaksanakan cermah subuh pada Ramadan ke dua tahun 2026 Masehi/1447 Hijriah. Diisi oleh Ustad Tgk. Iskandar Ibrahim, S.Ag, MA, dengan judul “Pemahaman Amalan-amalan yang Harus dilakukan dibulan Ramadan”

Tgk. Iskandar mengawali dengan ucapan Syukur atas nikmat dan kesempatan bertemu Kembali dibulan Ramadan dari doa yang telah dipanjatkan mulai dari keberkahan bulan Ra’jab dan keberkahan bulan Sya’ban, Tgk. Iskandar melanjutkan dengan salawat dan puji-pujian kepada baginda Rasulullah SAW, para sahabat dan keluarga Nabi.

“Allahumma baariklanaa fii rajaba wa sya'baana, wa ballighnaa ramadhaana yang artinya Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan” Kata Tgk Iskandar dimimbar Masjid Jamik Baiturrahim Gampong (Desa) Ujong Baroh, Jumat, 20 Februari 2026.

Ramadan merupakan bulan Istimewa, hanya perlu merefleksikan diri, dari Ramadaan tahun lalu sehingg ada pengaruh terhadap diri kita, jangan hanya semu (sebentar), harapannya semangat Ramadan bisa terus berlanjut hingga syawal, bahkan ada yang tidak sampai” jelas Tgk Iskandar.

Tgl Iskandar menyampaikan bahwa perlu direnungkan, agar Ramadan tahun ini anggap saja Ramadan yang terakhir, kita tidak tahu apakah kita akan bertemu Kembali di Ramadan tahun depan, oleh karna itu perlu kita mempersiapkan diri supaya betul-betul mendapatkan Ramadan yang terbaik.

Terdapat tiga hal yang perlu digarisbawahi memberikan perhatian khusus, yang pertama Adalah bagaimana kita menfokuskan diri senantiasa bertakarub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT, bagaimana cara kita mendekatkan diri kepada Allah SWT, tentu dengan berbagai macam hal yang bisa dilakukan seperti yang disampaikan oleh Rasullullah SAW, diantaranya bagaimana memperbanyak sholat-sholat sunnah.

“Berikutnya yang mesti dilakukan dibulan Ramadan mendekatkan diri kepada Allah SWT ialah membaca Al-Qur’an, karna salah satu amal yang paling mudah dan besar pahala adalah membaca Al-Qur’an, karna satu huruf saja diberikan nilai sepuluh, sedangkan dibulan Ramadan Allah lipatgandakan pahala menjadi tujuh puluh bahkan seratus” kata Tgk Iskandar.

Kemudian yang harus dilakukan diantaranya perbanyak shalawat kepada Rasullullah SAW, minimal seratus kali sehari dibulan Ramadan, baik salawat yang pendek maupun yang Panjang, seterusnya perbanyak juga istiqfar (memohon ampun kepada Allah SWT), baik istiqfar pendek atau Panjang.

Seperti istiqfar panjang dengan bacaan “Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa ana 'abduka, wa ana 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'uudzu bika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya, wa abuu-u bidzanbii faghfirlii fa-innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau".

Yang kedua memberikan perhatian penuh amal dibulan Ramadan ialah tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) di bulan Ramadhan meliputi puasa ikhlas, shalat tarawih, tadarus Al-Qur'an, i'tikaf, sedekah, serta memperbanyak dzikir dan doa. Aktivitas ini bertujuan membersihkan hati dari sifat tercela (dosa, sombong, dengki) dan mengendalikan hawa nafsu. Puncak dari tazkiyatun nafs adalah kembali fitrah (suci) dan mencapai derajat muttaqin.

Yang ketiga perlu memberikan perhatian khusus di bulan Ramadan adalah Ta'mirul masajid yaitu memakmurkan, memelihara, dan mengelola masjid, sebab seseorang malas kemasjid (memakmurkan masjid) dan beribadah kepada Allah SWT ialah banyaknya dosa, sehingga membuat dirinya malas dan berat beramal soleh.

Dapat disimpulkan tiga hal tersebut, pertama Bertakarub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT, kedua Tazkiyatun Nafs (penyucian jiwa), dan yang ketiga Ta'mirul Masajid atau (memakmurkan masjid), sehingga bisa memberikan perhatian khusus dibulan Ramadan, saat kita mampu mengoptimalkan tiga hal tersebut Insyaallah semua waktu dan amal yang dilakukan dibulan Ramadan dapat digunakan dengan baik.

Diakhir ceramag Tgk Iskandar menekankan, agar menyelesaikan semua urusan dunia diawal Ramadan atau sebelum Ramadan, seperti menyiapkan baju baru, membuat kue dan hal-hal lain yang dapat melalaikan kita beribadah kepada Allah SWT, sehingga kita bisa memberikan waktu penuh dan fokus beramal saleh dibulan Ramadan terutama disepuluh akhir Ramadan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....