Kebiasaan Setelah Makan Bisa Memicu Asam Lambung Naik

  • 23 Jun 2026 21:19 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pernah merasa perut begah, dada terasa panas, atau tenggorokan seperti ada rasa asam setelah selesai makan? Banyak orang mengira penyebabnya hanya berasal dari makanan tertentu seperti makanan pedas, berminyak, atau minuman berkafein.

Padahal, beberapa kebiasaan yang dilakukan setelah makan juga bisa menjadi pemicu asam lambung naik tanpa disadari, mulai dari posisi tubuh hingga aktivitas sederhana yang sering dianggap biasa.

Berikut idntimes.com merilis Selasa 23 Juni 2026 kebiasaan apa saja setelah makan yang sebaiknya dihindari agar asam lambung tetap aman? simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

1. Melakukan Aktivitas Berat Setelah Makan

Setelah makan, sebagian orang langsung melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, mengangkat barang berat, atau bergerak terlalu aktif karena merasa masih memiliki banyak pekerjaan.

Padahal, tubuh membutuhkan waktu untuk memproses makanan yang baru masuk ke dalam sistem pencernaan. Gerakan intens setelah makan dapat meningkatkan tekanan pada area perut dan membuat asam dari lambung lebih mudah terdorong naik.

Setelah makan, ada baiknya pilih aktivitas yang lebih santai seperti berjalan pelan atau melakukan kegiatan ringan agar tubuh punya waktu untuk mencerna makanan dengan baik.

2. Makan Terlalu Banyak Hingga Kekenyangan

Momen makan bersama atau menikmati makanan favorit sering membuat seseorang sulit berhenti meski sebenarnya sudah merasa kenyang. Ketika porsi makan terlalu berlebihan, lambung akan bekerja lebih keras untuk menampung dan mencerna makanan dalam jumlah besar.

Kondisi lambung yang terlalu penuh dapat meningkatkan tekanan di dalamnya sehingga asam lambung lebih berisiko naik ke kerongkongan. Dengan kebiasaan makan yang lebih seimbang, tubuh tetap bisa menikmati berbagai makanan tanpa membuat sistem pencernaan bekerja terlalu berat.

3. Mengonsumsi Kopi atau Minuman Pemicu Setelah Makan

Bagi sebagian orang, kopi setelah makan sudah menjadi kebiasaan rutin karena dianggap sebagai penutup hidangan yang nikmat. Namun, kandungan tertentu dalam kopi dan beberapa minuman lain dapat memengaruhi kondisi lambung pada orang yang sensitif terhadap asam lambung.

Jika dikonsumsi terlalu sering, kebiasaan ini bisa memperbesar kemungkinan munculnya rasa tidak nyaman seperti perut perih atau dada terasa panas. Dampaknya bisa berbeda pada setiap orang, sehingga penting untuk lebih peka terhadap reaksi tubuh setelah mengonsumsi kopi atau minuman tertentu.

4. Langsung Berbaring Setelah Makan

Banyak orang memilih rebahan setelah makan karena merasa kenyang, lelah, atau sekadar ingin bersantai sambil bermain ponsel. Kebiasaan sederhana ini ternyata bisa membuat asam lambung lebih mudah naik karena posisi tubuh yang terlalu cepat berubah menjadi mendatar.

Saat berbaring, isi lambung termasuk cairan asam bisa lebih mudah bergerak kembali ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi panas atau rasa asam di mulut. Keluhan seperti ini biasanya lebih mudah muncul setelah seseorang makan terlalu banyak atau memilih makanan yang kurang bersahabat dengan kondisi lambung.

5. Minum Terlalu Banyak Setelah Makan

Segelas air setelah makan memang terasa menyegarkan, tetapi sebagian orang memiliki kebiasaan langsung minum dalam jumlah banyak karena merasa terlalu kenyang atau haus. Kebiasaan ini dapat membuat volume isi lambung meningkat dan pada sebagian orang memicu rasa penuh hingga tekanan berlebih pada lambung.

Ketika tekanan dalam lambung bertambah, katup antara lambung dan kerongkongan bisa lebih mudah terganggu sehingga asam lambung berpotensi naik. Kondisi seperti perut terasa penuh, sering bersendawa, hingga muncul rasa kurang nyaman di bagian dada bisa saja terjadi setelah makan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....