Pemprov Papua Barat Fokuskan Belanja Daerah untuk Tuntaskan Infrastruktur
- 30 Sep 2026 13:17 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Pemerintah Provinsi Papua Barat mengusulkan belanja daerah sekitar Rp4,965 triliun dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Komposisi belanja tersebut mencakup kebutuhan operasional pemerintahan, pembangunan infrastruktur hingga transfer kepada pemerintah kabupaten.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan rincian tersebut dalam Rapat Paripurna DPR Papua Barat Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 di Manokwari, Rabu, 30 September 2026.
Dari total belanja tersebut, belanja operasi direncanakan sekitar Rp2,406 triliun. Belanja operasi antara lain terdiri atas belanja pegawai sekitar Rp726,878 miliar, belanja barang dan jasa sekitar Rp1,458 triliun serta belanja hibah sekitar Rp220,901 miliar.
Kemudian belanja modal mencapai sekitar Rp627,734 miliar yang mencakup belanja tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan serta jalan, jaringan dan irigasi.
Sementara belanja transfer diusulkan sekitar Rp1,907 triliun. Belanja ini terdiri atas belanja bagi hasil sekitar Rp129,701 miliar dan bantuan keuangan sekitar Rp1,778 triliun.
Dominggus mengatakan penyusunan perubahan belanja mempertimbangkan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan umum dan pembangunan yang harus diselesaikan sampai akhir tahun anggaran.
Ia juga mengingatkan bahwa kondisi fiskal daerah masih sangat dipengaruhi dana transfer pemerintah pusat sehingga setiap perubahan anggaran harus dikelola secara efektif dan efisien.
Menurutnya, seluruh program dan kegiatan dalam perubahan APBD harus disinkronkan dengan arah kebijakan pembangunan sebagaimana tertuang dalam RKPD Perubahan 2026.
Rancangan Perubahan APBD 2026 selanjutnya dibahas DPR Papua Barat bersama pemerintah daerah untuk mendapatkan persetujuan dan penetapan menjadi Peraturan Daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....