Pengurus Baru HMI Manokwari Diminta Hadirkan Gagasan Pembangunan
- 29 Sep 2026 10:44 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manokwari periode 2026–2027 berlangsung pada Senin, 28 September. Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono meminta kepengurusan baru HMI menjadikan organisasi sebagai ruang pengabdian sekaligus wadah untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
H. Mugiyono mengatakan kepengurusan yang baru harus menjalankan amanah dengan penuh integritas, ketulusan, kedisiplinan dan semangat pengabdian.
Menurutnya, HMI memiliki sejarah panjang dalam melahirkan kader intelektual, pemimpin dan tokoh masyarakat yang memberikan kontribusi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Karena itu, ia berharap HMI tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik dan organisasi, tetapi juga menjadi tempat membangun karakter, memperkuat nilai-nilai keislaman, memperluas wawasan kebangsaan serta menumbuhkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
“Di era globalisasi dan perkembangan zaman yang semakin cepat, mahasiswa menghadapi tantangan yang kompleks. Kemajuan teknologi digital, arus informasi yang begitu deras, perubahan sosial, persoalan lingkungan, lapangan kerja hingga tantangan ekonomi membutuhkan generasi muda yang mampu berpikir kritis, adaptif, kreatif dan bertanggung jawab,” kata H. Mugiyono.
Ia mendorong kader HMI untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat literasi dan menguasai teknologi agar mampu mengikuti perkembangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan etika.
H. Mugiyono juga berharap HMI dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam mengawal dan membangun daerah. Pemerintah, menurutnya, tidak dapat bekerja sendiri sehingga membutuhkan kerja sama dengan berbagai organisasi dan elemen masyarakat.
“Kami membuka ruang dialog agar ide, gagasan, kajian serta pemikiran kritis dari kader-kader HMI dapat menjadi bagian dari proses membangun daerah, khususnya dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan kader HMI untuk turut menjaga persaudaraan, toleransi dan kerukunan di Manokwari yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya dan latar belakang masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai keislaman hendaknya diwujudkan melalui sikap yang membawa kedamaian, persaudaraan dan keadilan sehingga keberagaman tetap menjadi kekuatan dalam membangun daerah.
Selain itu, H. Mugiyono berpesan agar kepemimpinan dalam organisasi tidak dipahami sebagai sebuah kedudukan, melainkan sebagai amanah untuk menjadi pelayan bagi anggota dan masyarakat.
“Jadilah pemimpin yang mau mendengar, terbuka terhadap kritik dan masukan, mampu merangkul perbedaan serta konsisten antara perkataan dan perbuatan. Bangun kepengurusan yang solid, demokratis dan produktif,” katanya.
Ia juga mengajak mahasiswa mengambil peran dalam mendorong kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat. Potensi daerah seperti UMKM, ekonomi kreatif, pertanian, pendidikan, pariwisata dan berbagai potensi lokal lainnya dinilai membutuhkan sentuhan gagasan dan inovasi generasi muda.
H. Mugiyono berharap kader HMI tidak hanya menjadi pengamat pembangunan, tetapi tampil sebagai bagian dari solusi melalui riset, pendampingan masyarakat, kewirausahaan, kegiatan sosial dan berbagai inovasi konstruktif.
“Jadikan amanah ini sebagai ruang pembelajaran, pengabdian dan perjuangan untuk menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan masyarakat. Selamat bekerja, selamat mengabdi dan selamat menjalankan amanah,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....