Yosias Saroy Terpilih Pimpin KONI Papua Barat 2026-2030

  • 18 Sep 2026 09:54 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Yosias Saroy resmi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat periode 2026–2030 dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Papua Barat di Swiss-Belhotel Manokwari, Kamis 17 September 2026.

Yosias Saroy memperoleh 26 suara dari total 45 hak suara yang terdaftar. Sementara 19 pemilik suara lainnya memilih walkout dan tidak menggunakan hak pilihnya.

Musorprovlub berlangsung dinamis setelah terjadi perdebatan terkait status administrasi salah satu cabang olahraga (cabor). Situasi tersebut kemudian berujung pada aksi walkout calon ketua umum lainnya Mola, bersama sejumlah pengurus cabor yang memberikan dukungan kepadanya.

Meski terjadi walkout, proses pemungutan dan rekapitulasi suara tetap dilanjutkan oleh pimpinan sidang. Hasil penghitungan kemudian menetapkan Yosias Saroy sebagai calon yang memperoleh dukungan suara dalam forum tersebut.

“Musyawarah ini adalah awal bagi kita untuk membangun kembali olahraga Papua Barat. Setelah terpilih, tugas utama saya adalah merangkul seluruh keluarga besar olahraga, termasuk mereka yang hari ini belum bersama-sama dengan kita,” ujarnya.

Penetapan Yosias Saroy kemudian dibacakan Sekretaris Sidang, dr. Arianta Damanik, berdasarkan hasil keputusan forum.

“Menetapkan Yosias Saroy terpilih sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat periode 2026–2030,” tegas Arianta.

Usai terpilih, Yosias Saroy juga ditetapkan sebagai Ketua Formatur untuk menyusun kepengurusan KONI Papua Barat periode 2026–2030 sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.

Menurut Yosias, konsolidasi organisasi menjadi pekerjaan awal yang harus segera dilakukan, mengingat sejumlah agenda olahraga nasional telah menanti Papua Barat.

“Kita tidak punya banyak waktu. Ada agenda PON Pantai 2026 dan persiapan menuju PON 2028. Karena itu, konsolidasi organisasi, pembinaan atlet, dan persiapan cabang olahraga harus segera kita kerjakan secara bersama-sama,” katanya.

Proses rekapitulasi suara disaksikan jajaran Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Pusat serta perwakilan pengurus cabang olahraga yang tetap mengikuti jalannya musyawarah hingga selesai.

Dengan terpilihnya Yosias Saroy, kepemimpinan KONI Papua Barat periode 2026–2030 memasuki tahap baru. Tantangan berikutnya adalah membentuk kepengurusan yang mampu mengakomodasi seluruh elemen olahraga sekaligus mempercepat persiapan atlet Papua Barat menghadapi agenda olahraga nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....