Akses Baru Gunung Meja Buka Peluang Wisata dan Rekreasi

  • 29 Sep 2026 10:45 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai membangun ruas Jalan Kampung Ambon-Sarina sebagai bagian dari pembukaan akses baru di kawasan timur Kota Manokwari. Pembangunan ini sekaligus diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan Gunung Meja sebagai ruang wisata, olahraga dan rekreasi masyarakat.

Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan, pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari rencana pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas sekaligus menata kawasan Gunung Meja agar tetap terjaga dari perkembangan permukiman yang tidak terkendali.

Hermus menegaskan, Gunung Meja memiliki fungsi penting bagi Kota Manokwari sehingga keberadaan kawasan hutannya harus dipertahankan. Menurutnya, pembangunan akses jalan justru menjadi salah satu cara pemerintah untuk mengendalikan perkembangan kawasan sekaligus memberikan batas yang jelas terhadap area yang harus dilindungi.

“Kita ingin melestarikan gunung ini dan tidak boleh ada kawasan pemukiman lagi yang merambah hutan ini karena hutan ini harus kita jaga dan lestarikan sebagai paru-paru Kota Manokwari,” kata Hermus.

Ia mengatakan, ruas jalan baru tersebut nantinya tidak hanya digunakan sebagai akses transportasi. Kawasan di sekitar jalan diharapkan dapat menjadi ruang publik yang dimanfaatkan warga untuk berolahraga maupun bersantai sambil menikmati panorama Kota Manokwari.

“Pagi dan sore mereka bisa memanfaatkannya untuk berolahraga atau bersantai ria untuk menikmati keindahan Kota Manokwari, baik di siang hari maupun juga di malam hari,” ujarnya.

Hermus menyebut pembangunan Jalan Kampung Ambon-Sarina juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah mewujudkan pemerataan pembangunan. Wilayah Kampung Ambon, Sarina, Borasi dan sekitarnya merupakan kawasan lama Kota Manokwari yang dinilai perlu mendapatkan perhatian pembangunan secara lebih merata.

Untuk mendukung konektivitas kawasan tersebut, pemerintah daerah juga menyiapkan pembangunan sejumlah ruas jalan baru pada tahun depan, termasuk Sarina-Insefurui-Mangguapi, Ingandi-Aipiri dan Ayambori-Pasir Putih.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PU Manokwari Albertus mengatakan, pekerjaan Jalan Kampung Ambon-Sarina merupakan pembangunan jalan baru yang telah masuk dalam program Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Tahun Anggaran 2026.

Menurut Albertus, badan jalan akan dibuka dengan lebar 12 meter, sedangkan bagian jalan yang akan dihampar memiliki lebar sekitar 7 meter. Tahap awal pembangunan akan menggunakan material agregat hingga ruas tersebut dapat berfungsi dan dilewati kendaraan.

“Yang jelas bahwa setelah pembangunan jalan ini sudah fungsional. Orang dari Kampung Ambon tidak harus putar ke Kodim untuk sampai di Sarina. Orang dari Kampung Ambon mau ke Ayambori bisa langsung ke sini,” jelasnya.

Albertus menambahkan, peningkatan jalan menjadi jalan beraspal akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran pemerintah daerah. Dengan terbukanya akses tersebut, pemerintah berharap mobilitas masyarakat semakin mudah sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan ekonomi dan pariwisata di sekitarnya.

Pembangunan ruas Jalan Kampung Ambon-Sarina diharapkan menjadi salah satu bagian dari transformasi Manokwari sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat, dengan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya memperkuat konektivitas tetapi juga menjaga kawasan lingkungan dan menyediakan ruang publik bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....