RAKONSUL KONI Papua Barat Jadi Tahapan menuju Kepemimpinan 2026–2030
- 12 Sep 2026 16:20 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari: Rapat Koordinasi dan Konsultasi (RAKONSUL) KONI Papua Barat menghasilkan sejumlah kesepakatan penting sebagai dasar melanjutkan proses penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua Umum KONI masa bakti 2026–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor KONI Papua Barat, Manokwari, dengan melibatkan unsur KONI dan pihak terkait dalam mempersiapkan tahapan kepemimpinan organisasi.(9/9/2026).
Ketua Panitia yang juga Caretaker Ketua KONI Papua Barat, Yohanes Sorbu, mengatakan RAKONSUL digelar untuk menyatukan pemahaman mengenai mekanisme penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua Umum. Menurutnya, proses tersebut perlu dilaksanakan secara tertib, transparan, dan berpedoman pada ketentuan organisasi agar setiap tahapan memiliki dasar yang jelas.
RAKONSUL membahas mekanisme dan tata cara penjaringan serta penyaringan, termasuk persyaratan yang harus dipenuhi bakal calon maupun calon Ketua Umum KONI. Pembahasan dilakukan melalui pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab sehingga peserta dapat memahami tahapan pencalonan secara menyeluruh.
Perwakilan KONI Pusat, Drs. Eman Sumusi dan Brigjen TNI (Purn) Purwadi, turut memberikan arahan dalam pelaksanaan RAKONSUL. Arahan tersebut diberikan untuk memastikan proses organisasi di Papua Barat tetap berjalan sesuai aturan, mekanisme, dan ketentuan KONI.
Hasil penting RAKONSUL yakni pembentukan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) yang bertugas mengawal proses penjaringan dan penyaringan bakal calon Ketua Umum. Pembentukan TPP menjadi langkah penting agar tahapan pencalonan dapat dilaksanakan secara terarah, profesional, dan sesuai ketentuan.
RAKONSUL juga menghasilkan pembagian dan penyerahan formulir dukungan kepada anggota sebagai bagian dari proses administrasi pencalonan. Formulir tersebut menjadi salah satu instrumen yang digunakan dalam tahapan penjaringan bakal calon Ketua Umum KONI Papua Barat masa bakti 2026–2030.
RAKONSUL menjadi pijakan penting dalam mempersiapkan kepemimpinan KONI Papua Barat masa bakti 2026–2030 melalui proses yang tertib, demokratis, dan berintegritas. Melalui hasil yang telah disepakati, tahapan berikutnya diharapkan berjalan sesuai mekanisme organisasi dan mampu memperkuat pembinaan serta prestasi olahraga Papua Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....