Polres dan LNG Tangguh Kerahkan 75 Personel Padamkan Karhutla

  • 25 Agt 2026 21:29 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Distrik Sumuri terus diperkuat. Polres Teluk Bintuni bersama tim pemadam kebakaran dan keamanan LNG Tangguh mengerahkan puluhan personel untuk memadamkan serta mencegah meluasnya kebakaran di Kampung Tanah Merah Baru, Selasa, 25 Agustus 2026.

Sebanyak 75 personel diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri atas 20 personel Polres Teluk Bintuni dan 55 personel LNG Tangguh dari unsur pemadam kebakaran (Damkar) dan Security. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Surat Perintah Kapolres Teluk Bintuni Nomor Sprin/348/VIII/PAM.3/2026/Bagops serta direktif Kapolres terkait penanganan Karhutla di wilayah hukum Polres Teluk Bintuni.

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar, mengatakan seluruh personel bergerak sejak pagi hari dengan fokus utama melakukan pemadaman, pendinginan, serta pemantauan terhadap titik-titik rawan kebakaran.

"Kami terus melakukan langkah terpadu bersama LNG Tangguh untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul. Penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat," ujar Marully.

Kegiatan diawali dengan apel pagi dan konsolidasi di Pos Log Pond pada pukul 08.00 WIT. Dalam apel tersebut dilakukan pembagian tugas dan penempatan personel berdasarkan lokasi kebakaran yang memerlukan penanganan prioritas.

Sekitar pukul 09.30 WIT, tim bergerak menuju titik kebakaran di STA-3500 yang berada di luar pagar area Site LNG Tangguh. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Dalam proses penanganan, petugas menemukan dua titik api kecil yang muncul dari balik pepohonan kering. Kedua titik tersebut berhasil dipadamkan dengan cepat. Namun, petugas juga menemukan sejumlah batang kayu kering dan akar pohon yang masih menyimpan panas di dalam tanah sehingga berpotensi memicu kebakaran kembali apabila tidak dilakukan pendinginan secara menyeluruh.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, tim gabungan mengerahkan berbagai peralatan, termasuk lima unit Fire Truck, lima unit Water Truck, serta 20 peralatan manual berupa cangkul dan sekop.

Selain di Tanah Merah Baru, petugas juga masih menemukan beberapa kepulan asap di sekitar wilayah Kampung Saenga. Kondisi tersebut terus dipantau melalui patroli darat dan pemantauan udara menggunakan drone guna mendeteksi secara dini kemungkinan munculnya titik api baru.

Rangkaian kegiatan pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 17.30 WIT. Meski operasi utama telah selesai, personel tetap disiagakan untuk melakukan pemantauan lanjutan terhadap potensi kebakaran susulan.

Kapolres menegaskan bahwa Polres Teluk Bintuni bersama LNG Tangguh berkomitmen melaksanakan upaya pencegahan, pemadaman, pendinginan, dan pemantauan Karhutla secara berkelanjutan.

"Upaya penanganan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat maupun perusahaan, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran, khususnya selama musim kemarau," tegasnya.

Sementara itu, melalui Kasihumas Polres Teluk Bintuni IPTU Ludfi Hakim Iha, S.H., masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah di area lahan kering, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar.

"Jangan sampai aktivitas pembakaran yang awalnya dianggap kecil justru berkembang menjadi kebakaran yang meluas dan berdampak terhadap lingkungan maupun masyarakat," kata IPTU Ludfi.

Polres Teluk Bintuni juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap. Dengan sinergi antara aparat, perusahaan, dan masyarakat, potensi Karhutla di Kabupaten Teluk Bintuni diharapkan dapat dicegah dan ditangani secara cepat sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....