Kebakaran Lahan di Sumuri, Tim Gabungan Dikerahkan Perkuat Pemadaman

  • 22 Agt 2026 12:55 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni – Kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Distrik Sumuri, tepatnya di kawasan Tanah Merah, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, memicu pengerahan personel gabungan Polri dan tim keamanan BP Berau Ltd untuk mempercepat proses pemadaman serta mencegah api meluas ke area lain.

Titik api pertama kali terdeteksi pada Jumat 21 Agustus 2026, sekitar pukul 20.00 WIT melalui pemantauan udara menggunakan drone milik tim pengamanan BP Berau Ltd (LNG Tangguh). Informasi tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengiriman tim tanggap darurat dari Pos Logpond menuju lokasi kebakaran.

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar, mengatakan personel tiba di lokasi sekitar pukul 21.19 WIT dan langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan satu unit armada pemadam kebakaran serta dua unit mobil tangki air milik perusahaan.

“Upaya pemadaman awal berlangsung hingga dini hari sampai situasi dinilai terkendali, sebelum personel kembali ke pos pada pukul 04.00 WIT,” ujar Kapolres.

Untuk memperkuat penanganan di lapangan, Polres Teluk Bintuni menyiagakan 40 personel gabungan yang dipimpin Kasat Samapta IPTU Stenly A. Marani, Personel tersebut terdiri atas 20 anggota Satuan Samapta Polres Teluk Bintuni dan 20 personel Brimob Batalyon B Bintuni.

Tim gabungan dijadwalkan berangkat pada Sabtu 22 Agustus 2026 menuju area LNG Tangguh guna memberikan dukungan penuh terhadap proses pemadaman yang masih berlangsung.

Hingga Sabtu siang, petugas terus berjibaku memadamkan titik-titik api yang masih menyala di kawasan Tanah Merah. Medan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam serta lokasi sumber air yang cukup jauh menjadi tantangan utama dalam operasi tersebut.

Meski menghadapi berbagai kendala, personel gabungan Polri dan BP Berau Ltd tetap melakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif. Penyisiran terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Mewakili Kapolres Teluk Bintuni, Kasihumas Polres Teluk Bintuni IPTU Ludfi Hakim Iha mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan.

Ia meminta masyarakat menghindari pembakaran sampah di area lahan kering maupun padang ilalang, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar.

“Kejadian kebakaran lahan seperti ini sudah berulang kali terjadi akibat aktivitas pembakaran. Kami mengimbau masyarakat untuk menghentikan pembakaran lahan demi mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas dan membahayakan lingkungan maupun keselamatan warga,” tegas IPTU Ludfi.

Pihak kepolisian bersama BP Berau Ltd akan terus memantau perkembangan di lokasi hingga seluruh titik api dipastikan padam dan kondisi kembali aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....