UPBU Rendani Mulai Tingkatkan Pengamanan Malam Hari
- 23 Agt 2026 12:10 WIB
- Manokwari
RRI. CO. ID, Manokwari - Aktivitas masyarakat di kawasan Bandara Rendani Manokwari pada malam hari mendapat perhatian dari pengelola bandara. Pasalnya, kawasan yang biasanya sepi setelah aktivitas penerbangan berakhir kini kerap menjadi lokasi berkumpulnya warga hingga larut malam.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Rendani Manokwari, Herman Sujito, mengatakan pihaknya tidak melarang masyarakat memanfaatkan kawasan bandara untuk beraktivitas. Namun, masyarakat diminta tetap memperhatikan ketertiban dan kenyamanan lingkungan.
Menurut Herman, sejumlah aktivitas yang dilakukan warga mulai menimbulkan dampak negatif. Salah satunya adalah kebiasaan membawa dan mengonsumsi minuman keras saat berkumpul.
“Memang Bandara Rendani ini aktivitasnya banyak di siang hari. Malam hari hampir tidak ada aktivitas, sehingga tempat ini menjadi nyaman dan tenang untuk anak-anak berkumpul. Tetapi ada beberapa dampak negatif, seperti berkumpul sambil membawa miras,” kata Herman.
Ia menjelaskan, aktivitas berkumpul tersebut juga berdampak pada kebersihan kawasan bandara. Petugas harus berulang kali membersihkan sampah yang ditinggalkan warga, namun kondisi tersebut kembali terjadi setelah malam hari.
Selain persoalan sampah, pihak bandara juga menemukan adanya pengendara sepeda motor yang melakukan aksi kebut-kebutan dan menggeber kendaraan. Kondisi ini dinilai mengganggu masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar bandara.
Herman bahkan menyebut sejumlah fasilitas bandara, termasuk pagar, beberapa kali mengalami kerusakan akibat ditabrak pengendara. Dalam beberapa kejadian, pengendara diduga berada dalam kondisi mabuk.
“Beberapa kali juga pagar kita ditabrak karena mereka mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk. Tentunya ini yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
Mengantisipasi kondisi tersebut, UPBU Rendani bersama aparat keamanan telah melakukan patroli gabungan pada malam Minggu. Patroli melibatkan Polsek Bandara Rendani, personel BKO TNI serta pengamanan internal.
Patroli dilakukan setelah jumlah warga yang berkumpul semakin banyak dan aktivitas mereka mulai menggunakan badan jalan. Petugas kemudian memberikan imbauan agar warga membubarkan diri karena waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 21.00 WIT.
Herman mengatakan, setelah patroli dilakukan, kondisi kawasan Bandara Rendani mulai lebih tertib. Meski demikian, patroli akan kembali dilakukan pada malam Minggu berikutnya apabila aktivitas warga kembali meningkat.
Selain patroli, pihak bandara juga sedang memproses pembangunan pos pengamanan di bagian depan kawasan Bandara Rendani.
“Pos pengamanan ini kami siapkan untuk memberikan efek dan menjamin keamanan serta kenyamanan warga,” ucapnya.
Herman kembali mengajak masyarakat untuk tetap menggunakan fasilitas Bandara Rendani dengan tertib. Ia meminta warga tidak membuang sampah sembarangan, tidak mengonsumsi minuman keras di kawasan bandara, serta menghindari aksi kebut-kebutan.
“Silakan beraktivitas di Bandara Rendani, kami tidak menutup diri. Tetapi tentunya dengan saling menjaga dan saling menghargai,” kata Herman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....