Stok Bibit Kehutanan Papua Barat Masih Mencukupi untuk Rehabilitasi

  • 21 Agt 2026 18:03 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Ketersediaan bibit tanaman kehutanan di Papua Barat hingga saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan rehabilitasi hutan dan lahan serta kegiatan penghijauan masyarakat. Kondisi tersebut didukung oleh ketersediaan bibit yang secara rutin disiapkan oleh Balai Pembenihan dan Pengembangan Tanaman Hutan Papua Barat.

Kepala Balai Pembenihan dan Pengembangan Tanaman Hutan Papua Barat, Jeffry C. Angkotta, mengatakan hasil pengawasan dan evaluasi terhadap penyediaan bibit menunjukkan stok yang tersedia masih mencukupi kebutuhan kegiatan rehabilitasi lahan dan hutan.

“Sejauh ini sampai saat ini masih tercukupi. Justru banyak tanaman yang belum bisa terserap karena masyarakat kurang ada minat terhadap tanaman-tanaman kehutanan,” ujar Jeffry, Kamis , 20 Agustus 2026.

Menurutnya, rendahnya penyerapan bibit kehutanan salah satunya dipengaruhi kecenderungan masyarakat memilih tanaman buah maupun jenis tanaman yang memberikan hasil dalam waktu relatif lebih singkat.

Jeffry menjelaskan, kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah dalam mendorong masyarakat agar tidak hanya melihat tanaman dari sisi manfaat ekonomi. Tanaman kehutanan memiliki fungsi ekologis yang penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan.

Ia menambahkan, beberapa tanaman buah juga dapat dimanfaatkan dalam kegiatan kehutanan karena memiliki fungsi ekologis, terutama melalui sistem perakaran yang membantu mengurangi risiko banjir dan longsor.

Untuk meningkatkan pemanfaatan bibit, pihaknya terus menyesuaikan jenis tanaman yang disediakan dengan kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan agar bibit yang diproduksi dapat benar-benar ditanam dan memberikan manfaat di lapangan.

Jeffry berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menanam tanaman kehutanan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan bibit yang tersedia untuk mendukung penghijauan dan pemulihan kawasan hutan di Papua Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....