Cuaca Panas Ekstreem Jadi Kendala Utama Latihan Paskibra Teluk Bintuni 2026

  • 10 Agt 2026 20:24 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni – Kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan terbesar dalam pelaksanaan latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Teluk Bintuni menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Meski demikian, tim pelatih tetap berupaya memaksimalkan persiapan agar seluruh anggota pasukan siap menjalankan tugas pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Koordinator Pelatih Paskibraka dari Polres Teluk Bintuni, Iptu Jisman Pandjaitan, mengatakan cuaca menjadi faktor yang cukup memengaruhi efektivitas latihan. Selain mengganggu jadwal, kondisi tersebut juga membuat tim pelatih harus mempertimbangkan kesehatan dan kebugaran para peserta.

“Cuaca menjadi kendala utama kami selama latihan. Porsi latihan yang seharusnya bisa lebih maksimal terpaksa harus disesuaikan karena kami juga harus memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak,” kata Jisman, Senin, 10 Agustus 2026.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada peserta yang mengalami gangguan kesehatan serius. Keluhan yang muncul masih tergolong ringan, seperti sakit kepala akibat kelelahan dan perubahan cuaca. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seluruh peserta selalu mendapat pendampingan dari tenaga medis selama latihan berlangsung.

Sebelum mengikuti latihan, anggota Paskibraka terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan. Jika dinyatakan sehat oleh tim medis, barulah mereka diperbolehkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Setiap hari tim medis selalu mendampingi kami. Mereka melakukan pemeriksaan kesehatan dan memantau kondisi peserta selama latihan berlangsung,” Ujarnya.

Selain faktor cuaca, tim pelatih juga menghadapi tantangan dalam menyatukan gerakan anggota pasukan yang baru bergabung, khususnya Pasukan 45. Menurut Jisman, proses penyesuaian membutuhkan waktu karena baru hitungan hari bergabung.

“Kami masih membutuhkan waktu untuk menyamakan gerakan dan kekompakan pasukan. Namun kami optimistis dalam beberapa hari ke depan seluruh anggota bisa menyesuaikan diri,” katanya.

Meski dihadapkan pada berbagai kendala, latihan tetap dilaksanakan secara rutin setiap hari. Bahkan dalam kondisi tertentu, peserta menjalani hingga tiga sesi latihan yang mencakup pembinaan wawasan kebangsaan, peraturan baris-berbaris, hingga latihan fisik.

Jisman menegaskan, dengan waktu yang masih tersisa menjelang pelaksanaan upacara, tim pelatih optimistis kesiapan pasukan dapat terus ditingkatkan dan seluruh anggota Paskibraka mampu menampilkan performa terbaik saat bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

Diketahui Kabupaten Teluk Bintuni sudah dua bulan terakhir panas terik dan tidak diguyur hujan sama sekali. Masyarakat juga mulai mengeluh dengan kondisi musim kemarau yang menyebabkan sumber air mulai surut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....