Hari Ketiga Pencarian Yanto Idorway Belum Membuahkan Hasil, SAR Lanjutkan Operasi
- 20 Jul 2026 19:05 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Operasi pencarian terhadap Yanto Idorway, seorang Presenter yang dilaporkan hanyut di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, memasuki hari ketiga pada Senin 20 Juli 2026. Hingga operasi ditutup pada sore hari, tim SAR gabungan belum juga berhasil menemukan korban.
Sejak pagi, sebanyak 33 personel gabungan mengikuti briefing di Posko SAR sebelum bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan operasional dan sepeda motor trail. Perjalanan menuju titik pencarian memakan waktu hampir tiga jam karena medan pegunungan yang terjal dan sulit dilalui.
Sesampainya di lokasi, tim langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai yang diduga menjadi jalur hanyut korban. Selain penyisiran darat, pencarian juga diperkuat dengan pemantauan udara menggunakan drone thermal untuk menjangkau area yang sulit diakses.
Namun hingga operasi dihentikan pada sore hari, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan Yanto Idorway. Seluruh personel kemudian kembali ke Posko SAR untuk melakukan evaluasi dan menyusun strategi pencarian berikutnya.
Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, menegaskan bahwa pencarian akan terus dilanjutkan dengan penyesuaian area operasi.
"Hari ini kami kembali melakukan pencarian secara maksimal melalui penyisiran darat dan pemantauan menggunakan drone. Meski hasilnya masih nihil, operasi belum dihentikan. Besok tim akan kembali melanjutkan pencarian dengan memperluas area yang dianggap berpotensi," ujarnya.
Ia menjelaskan, selama pelaksanaan operasi, tim menghadapi berbagai kendala seperti cuaca pegunungan yang cepat berubah, kabut tebal yang membatasi jarak pandang, serta suhu udara yang berkisar antara 12 hingga 19 derajat Celsius.
Sebelumnya pada Sabtu 18 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIT korban bersama dua rekannya hendak menyeberangi sungai menuju Air Terjun Memti. Korban diduga terpeleset lalu terseret arus deras. Upaya pencarian awal oleh rekan korban pun tidak membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Basarnas.
Operasi pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Selasa 21 Juli 2026 mulai pukul 08.00 WIT, dengan harapan korban segera ditemukan dan dapat dievakuasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....