BNNP Papua Barat Tegaskan Rehabilitasi Jadi Jalan Pemulihan Penyintas Narkotika

  • 31 Jul 2026 21:03 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua Barat terus mengedukasi masyarakat bahwa rehabilitasi merupakan layanan pemulihan bagi penyintas penyalahgunaan narkotika, bukan bentuk hukuman. Edukasi tersebut dilakukan melalui berbagai media, termasuk siaran radio, agar stigma negatif terhadap rehabilitasi dapat berkurang.

Konselor Adiksi Ahli Pertama BNNP Papua Barat, Putu Pricilia Santih, mengatakan masih banyak masyarakat yang menganggap rehabilitasi identik dengan proses penangkapan. Padahal, rehabilitasi bertujuan membantu penyintas kembali pulih dan menjalani kehidupan secara produktif.

Menurutnya, penyebarluasan informasi kepada masyarakat menjadi langkah penting agar semakin banyak penyintas maupun keluarga berani mengakses layanan rehabilitasi tanpa rasa takut ataupun malu.

“Jadi upayanya kita, kayak hari ini kita habis siaran di RRI, kita juga berterima kasih bahwa RRI bisa memberi ruang bagi kita untuk memberi informasi kepada masyarakat terkait rehabilitasi. Karena kita tahu rehabilitasi itu masih punya stigma di masyarakat bahwa dikira mungkin ditangkap ya, padahal enggak. Rehabilitasi itu kita memberikan layanan pemulihan, kita membantu klien untuk pulih agar dia bisa kembali ke masyarakat dengan produktif,” ujarnya pada Jumat, 31 Juli 2026.

Ia menjelaskan rehabilitasi merupakan bagian dari upaya penyelamatan bagi penyintas penyalahgunaan narkotika agar dapat keluar dari ketergantungan dan kembali menjalankan aktivitas sosial secara normal.

Putu menilai keberhasilan rehabilitasi tidak hanya bergantung pada layanan konseling, tetapi juga pada penerimaan masyarakat terhadap penyintas yang sedang berusaha memperbaiki kehidupannya.

Karena itu, BNNP Papua Barat terus mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menghilangkan stigma negatif terhadap rehabilitasi agar semakin banyak masyarakat berani mencari pertolongan.

Ia berharap pemahaman masyarakat mengenai rehabilitasi semakin meningkat sehingga penyintas penyalahgunaan narkotika dapat memperoleh kesempatan untuk pulih dan kembali berkontribusi di lingkungan sosialnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....