BRMP Papua Barat Dorong Modernisasi Pertanian Sesuai Kebutuhan Petani

  • 30 Jul 2026 23:20 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat menegaskan bahwa penerapan modernisasi pertanian tidak dapat dilakukan dengan pendekatan yang sama di setiap wilayah. Modernisasi harus disesuaikan dengan kondisi lahan, jenis komoditas, serta kemampuan petani agar memberikan manfaat ekonomi yang nyata.

Kepala Bagian Tata Usaha BRMP Papua Barat, Herman Rois Tata, mengatakan modernisasi pertanian bukan berarti seluruh proses budidaya harus menggunakan teknologi yang paling canggih. Menurutnya, pemilihan metode harus mempertimbangkan efektivitas dan keuntungan yang diperoleh petani.

Ia menjelaskan setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda sehingga penggunaan alat maupun teknologi harus disesuaikan dengan skala usaha tani yang dijalankan. Dengan pendekatan tersebut, biaya produksi dapat lebih efisien sekaligus meningkatkan keuntungan petani.

"Kami tidak bisa serta-merta menuntut petani melakukan modernisasi. Kita harus melihat komoditas yang ditanam, luas lahan yang dibudidayakan, kemudian metode yang digunakan. Bisa saja menggunakan peralatan sederhana, tetapi secara ekonomi justru lebih menguntungkan dibanding menggunakan peralatan yang sangat modern," kata Herman Rois Tata saat diwawancarai RRI Manokwari, Kamis, 30 Juli 2026.

Menurut Herman, penerapan teknologi pertanian harus mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan, bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu, setiap inovasi yang diperkenalkan kepada petani harus melalui pertimbangan teknis maupun aspek ekonomi.

Ia menambahkan, BRMP Papua Barat terus melakukan pendampingan kepada petani agar mampu memilih teknologi yang sesuai dengan kondisi usaha tani masing-masing. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan usaha pertanian.

Herman menilai modernisasi yang tepat sasaran juga dapat memperkuat daya saing sektor pertanian Papua Barat tanpa membebani petani dengan biaya investasi yang tinggi. Prinsip tersebut menjadi salah satu fokus BRMP dalam menjalankan tugas pembinaan dan penerapan teknologi pertanian.

Ia berharap pengembangan pertanian modern di Papua Barat terus dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kebutuhan petani sehingga teknologi yang diterapkan benar-benar mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kesejahteraan masyarakat tani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....