Cara Kreatif TBM Apori Tumbuhkan Kemampuan Membaca dan Berhitung Anak

  • 16 Jul 2026 15:11 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Upaya meningkatkan kemampuan membaca dan berhitung anak sejak usia dini terus dilakukan melalui pendekatan belajar yang menyenangkan. Di kawasan Pasir Putih, Manokwari, metode belajar sambil bermain diterapkan agar anak-anak lebih mudah memahami materi tanpa merasa terbebani selama proses pembelajaran. Hal ini disampaikan oleh Pengurus TBM Apori, Nancy Mayor, pada Kamis, 16 Juli 2026.

Ia mengatakan sebagian anak yang datang ke taman baca masih berada pada tahap belajar membaca dan berhitung. Karena itu, pengelola memilih menggunakan media sederhana yang mudah dipahami, seperti gambar, warna, hingga permainan edukatif.

Menurut Nancy, pengenalan angka dilakukan dengan memanfaatkan tutup botol air mineral yang diberi warna berbeda untuk setiap angka. Cara tersebut membantu anak mengenali angka melalui warna terlebih dahulu sebelum memahami bentuk dan urutan angka.

“Anak-anak belajar sambil bermain. Untuk berhitung kami menggunakan tutup botol air mineral yang diberi warna dan angka. Mereka mengenal warna lebih dulu, kemudian memahami angka satu sampai sepuluh. Untuk membaca juga kami memakai gambar-gambar, jadi mereka mengenal gambar terlebih dahulu baru kemudian mengenal huruf dan membaca kata,” jelasnya.

Selain meningkatkan kemampuan calistung, TBM Apori juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar dalam suasana yang santai tanpa tekanan. Berbagai permainan edukatif dipadukan dengan kegiatan membaca sehingga anak lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Tidak hanya anak-anak, TBM Apori juga dimanfaatkan oleh kalangan remaja dan mahasiswa. Mereka dapat menggunakan komputer, printer, hingga akses internet yang tersedia untuk menyelesaikan tugas sekolah maupun kuliah serta mencari berbagai referensi pembelajaran.

Nancy menuturkan, keberadaan fasilitas tersebut turut membantu generasi muda meningkatkan kemampuan literasi digital. Pengelola juga mengarahkan pengunjung agar memanfaatkan internet untuk mencari informasi yang bermanfaat, termasuk mempelajari penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) secara bijak dalam mendukung proses belajar.

Menurutnya, taman baca saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat membaca buku, tetapi juga menjadi ruang belajar yang memadukan literasi dasar dengan pemanfaatan teknologi. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat belajar sekaligus memperluas wawasan masyarakat.

Nancy berharap semakin banyak anak dan generasi muda memanfaatkan fasilitas yang tersedia di TBM Apori. Ia optimistis metode belajar yang menyenangkan akan membantu membentuk kebiasaan membaca sekaligus meningkatkan kemampuan literasi masyarakat sejak usia dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....