Keluarga Jadi Kunci Tumbuhkan Budaya Baca Anak sejak Dini
- 16 Jul 2026 11:59 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Keluarga dinilai memegang peranan penting dalam membentuk kebiasaan membaca anak sejak usia dini. Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional RI Provinsi Papua Barat mengajak para orang tua menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya literasi di rumah sebagai bekal bagi perkembangan karakter anak.
Relawan Literasi Masyarakat Perpusnas RI Provinsi Papua Barat, Angela Torimtubun, mengatakan keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk kebiasaan dan karakter anak. Karena itu, upaya meningkatkan minat baca tidak cukup dilakukan di sekolah atau perpustakaan, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga.
“Keluarga itu fondasi utama bagaimana anak-anak dibentuk sejak lahir. Orang tua perlu menyiapkan ruang tumbuh yang aman dan nyaman, menyediakan akses bacaan, memberikan teladan suka membaca, serta meluangkan waktu untuk mendampingi anak membaca,” ujar Angela Torimtubun saat diwawancarai RRI Manokwari, Kamis, 16 Juli 2026.
Angela menjelaskan, orang tua dapat memulai dengan menyediakan bahan bacaan yang sesuai dengan usia anak. Untuk anak usia dini, misalnya, buku bergambar dengan kalimat sederhana dinilai lebih efektif membantu proses belajar membaca sekaligus menarik minat mereka terhadap buku.
Selain menyediakan bahan bacaan, orang tua juga diharapkan aktif mendampingi anak ketika membaca maupun membacakan cerita. Menurutnya, kebiasaan tersebut bukan hanya meningkatkan kemampuan literasi, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai budaya, karakter, dan kebiasaan positif sejak dini.
Angela menilai anak cenderung meniru kebiasaan orang tua. Oleh sebab itu, orang tua perlu menjadi teladan dengan menunjukkan kegemaran membaca agar anak melihat aktivitas tersebut sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Ia juga berharap pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat dapat terus berkolaborasi memperluas gerakan literasi di Papua Barat. Dukungan berbagai pihak dinilai penting agar akses terhadap bahan bacaan dan kegiatan literasi semakin mudah dijangkau masyarakat.
Angela mengajak seluruh orang dewasa untuk mengambil peran dalam mendampingi anak-anak bertumbuh melalui budaya membaca. Menurutnya, penyediaan ruang literasi yang nyaman serta pendampingan yang konsisten akan membantu melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat, gemar membaca, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....