Jemaah Haji Diminta Kurangi Aktivitas usai Kembali dari Tanah Suci
- 12 Jun 2026 17:12 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari — Kantor Kementerian Haji Kabupaten Manokwari mengimbau para jemaah haji yang kembali dari Tanah Suci agar membatasi aktivitas dan menghindari kerumunan selama dua pekan pertama setelah tiba di daerah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Manokwari, Abdul Safar Ollong pada Jumat, 12 Juni 2026.
Ia mengatakan imbauan tersebut merupakan rekomendasi dari tim kesehatan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan kesehatan pasca-perjalanan.
Menurutnya, para jemaah baru saja berinteraksi dengan jutaan umat Islam dari berbagai negara selama pelaksanaan ibadah haji sehingga perlu waktu untuk pemantauan kesehatan setelah kembali ke Indonesia.
Safar menjelaskan apabila dalam masa pemantauan ditemukan gejala penyakit tertentu, jemaah diminta segera melapor ke puskesmas atau rumah sakit agar mendapat penanganan medis lebih lanjut.
“Alangkah baiknya jemaah yang baru tiba di Manokwari beristirahat terlebih dahulu selama kurang lebih dua minggu sebelum mengadakan kegiatan syukuran atau pertemuan dalam jumlah besar,” ujarnya.
Selain aspek kesehatan, Safar juga mengingatkan bahwa kemabruran haji tidak hanya diukur saat berada di Tanah Suci, tetapi juga melalui perubahan perilaku setelah kembali ke tengah masyarakat.
Ia berharap para jemaah dapat menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap yang lebih baik, memperkuat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama.
Safar juga mengajak masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada para jemaah beristirahat dan menyesuaikan diri kembali setelah menjalani rangkaian ibadah haji yang panjang dan menguras tenaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....