Kemenhaj Manokwari Dorong Jemaah Buktikan Kemabruran setelah Pulang
- 19 Agt 2026 17:37 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Predikat haji mabrur tidak hanya ditentukan dari rangkaian ibadah yang dijalankan di Tanah Suci. Perubahan perilaku setelah jemaah kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat menjadi salah satu ukuran penting dari kemabruran tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Manokwari, Abdul Safar Ollong, menyampaikan hal itu saat menghadiri Penerimaan Kembali Haji Kabupaten Manokwari Tahun 1447 H/2026 di Aula Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari, Selasa, 18 Agustus 2026.
Abdul Safar mengatakan jemaah yang telah kembali diharapkan menunjukkan perubahan dalam sikap, tutur kata maupun perbuatan. Nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji harus terlihat dalam hubungan dengan keluarga, tetangga dan lingkungan sekitar.
“Pesan saya semoga mereka yang sudah pulang ini mudah-mudahan mendapatkan predikat haji yang mabrur dan mabrurah, karena haji mabrur dan mabrurah itu didapat pada saat tiba di tanah air, bukan di Arab Saudi,” jelasnya.
Menurutnya, kemabruran dapat tercermin melalui peningkatan kepedulian sosial, termasuk semakin gemar bersedekah, memperbaiki hubungan dengan keluarga serta menunjukkan perilaku yang lebih baik di tengah masyarakat. Dengan demikian, keberangkatan ke Tanah Suci memberikan dampak yang nyata setelah jemaah kembali.
Di sisi lain, Abdul Safar memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manokwari yang dinilai memberikan perhatian terhadap penyelenggaraan ibadah haji. Selama dua tahun menangani penyelenggaraan haji di daerah tersebut, ia menyebut berbagai kebutuhan administrasi mendapat respons dari pemerintah daerah.
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus diperkuat pada penyelenggaraan haji tahun berikutnya. Menurutnya, jumlah calon jemaah haji Manokwari pada 2027 diperkirakan meningkat menjadi sekitar 110 orang, dibandingkan 88 jemaah pada tahun sebelumnya.
Abdul Safar mengungkapkan adanya harapan dukungan pemerintah daerah melalui dana hibah atau APBD bagi jemaah haji tahun 2027. Ia berharap rencana tersebut dapat direalisasikan sehingga peningkatan jumlah jemaah dapat diimbangi dengan dukungan pembiayaan dan pelayanan yang semakin baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....