BNNP Papua Barat Gandeng Tokoh Masyarakat dan Komunitas Cegah Narkoba

  • 07 Jun 2026 22:55 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari — Keterlibatan tokoh masyarakat, komunitas, dan berbagai organisasi menjadi salah satu strategi utama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua Barat dalam memperluas edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat.

Penyuluh Ahli Muda BNNP Papua Barat, Stanley Taghupia, mengatakan keterbatasan jumlah personel membuat BNN tidak mungkin menjangkau seluruh masyarakat secara langsung dalam waktu yang bersamaan. Karena itu, pihaknya membangun jaringan penggiat anti narkoba di berbagai sektor.

Program tersebut telah dijalankan selama bertahun-tahun dengan melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha, lingkungan pendidikan, hingga masyarakat umum. Para penggiat mendapatkan pelatihan khusus agar mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing.

“Kami membentuk penggiat anti narkoba sebagai pagar hidup di lingkungan mereka. Mereka menjadi contoh sekaligus penyambung informasi kepada masyarakat di sekitarnya,” jelasnya.

Menurutnya, figur-figur yang memiliki pengaruh di masyarakat dinilai lebih efektif dalam menyampaikan pesan pencegahan narkoba karena memiliki kedekatan emosional dengan lingkungan sekitar.

Melalui strategi tersebut, informasi mengenai bahaya narkoba dapat menyebar lebih luas tanpa harus selalu bergantung pada kegiatan sosialisasi yang dilakukan langsung oleh BNNP Papua Barat.

Stanley menambahkan, pendekatan serupa juga diterapkan di lingkungan sekolah dengan melibatkan organisasi siswa dan tokoh muda yang memiliki pengaruh positif terhadap teman sebayanya.

Ia berharap semakin banyak tokoh masyarakat, pemuka agama, pendidik, dan komunitas yang terlibat aktif dalam upaya pencegahan sehingga gerakan melawan narkoba dapat berjalan secara mandiri dan berkelanjutan di Papua Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....