Peringati Harkitnas Pemkab Bintuni, Fokus Perlindungan Anak Melalui Digital
- 20 Mei 2026 08:27 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Bintuni — Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Kantor Bupati SP 3 Distrik Manimeri, Rabu 20 Mei 2026. Momentum nasional tersebut menjadi penegasan pentingnya transformasi digital dan perlindungan generasi muda di era teknologi.
Upacara dipimpin langsung Bupati Yohanis Manibuy dan dihadiri Wakil Bupati Joko Lingara dan jajaran unsur Forkopimda, pimpinan OPD. Upacara juga diikuti ASN, TNI-Polri, serta pelajar dan mahasiswa.
Dalam kesempatan itu, Bupati Yohanis Manibuy membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid yang menekankan bahwa Hari Kebangkitan Nasional ke-118 menjadi momentum refleksi atas lahirnya kesadaran kebangsaan sejak berdirinya Budi Utomo pada 1908. Disebutkan, tantangan bangsa saat ini telah bergeser dari perjuangan mempertahankan kedaulatan teritorial menuju perjuangan menjaga kedaulatan informasi dan transformasi digital.

Tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menegaskan pentingnya menjaga, melindungi, dan membina generasi muda sebagai penentu masa depan bangsa. Pemerintah juga terus menjalankan berbagai program strategis seperti Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan cek kesehatan gratis, hingga penguatan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan.
Selain itu, pemerintah pusat juga memberi perhatian serius terhadap perlindungan anak di ruang digital melalui implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS).
Usai upacara, Bupati Yohanis Manibuy mengatakan peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini menjadi penanda perubahan arah perjuangan bangsa Indonesia di era modern. Bukan lagi soal memeprtahankan kedaulatan bangsa dari penjajahan teritorial melainkan lewat dunia digital.
“Sekarang kita harus fokus pada transformasi digital, apalagi terhadap anak-anak kita yang semakin hari dalam bersosial media mendapat perhatian khusus dari menteri,” Ujar Yohanis kepada wartawan.
Menurutnya, pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait penggunaan media sosial yang sehat dan positif bagi anak-anak. Diketahui sosial media memang menjadi ancaman besar bagi keberlangsungan moral anak-anak Indonesia.
“Kita harus membawa semangat Budi Utomo dalam memberikan edukasi kepada anak-anak kita agar mereka bijak menggunakan media sosial dan mendapatkan dampak yang baik,” katanya.
Bupati berharap generasi muda di Teluk Bintuni tetap semangat, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif demi masa depan daerah dan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....