Inflasi Papua Barat Naik, Manokwari Tertinggi

  • 05 Mei 2026 23:14 WIB
  •  Manokwari

RRI. CO. ID, Manokwari - Kenaikan harga barang dan jasa pada April 2026 terjadi merata di seluruh wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya. Badan Pusat Statistik mencatat tidak ada daerah yang mengalami deflasi pada periode tersebut.

Kepala BPS Papua Barat, Merry, menjelaskan bahwa seluruh kota Indeks Harga Konsumen (IHK mengalam inflasi. Ini menunjukkan tekanan harga terjadi secara luas di seluruh wilayah. Inflasi bulanan di Papua Barat tercatat sekitar 2 persen. Sementara Papua Barat Daya mengalami inflasi sebesar 0,66 persen dengan kenaikan indeks harga konsumen.

Kabupaten Manokwari menjadi wilayah dengan inflasi tertinggi. Sebaliknya, Kabupaten Sorong mencatat inflasi terendah meski tetap mengalami kenaikan harga.

“Perbedaan angka ini mencerminkan variasi tekanan harga di masing-masing daerah, namun semuanya tetap mengalami inflasi,” ujar Merry.

Dari sisi konsumsi, Indeks Konsumsi Rumah Tangga Papua Barat meningkat 0,42 persen menjadi 121,85. Kenaikan ini terutama berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Sementara itu, di Papua Barat Daya Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT naik 0,46 persen menjadi 121,23.

“Kenaikan ini menandakan tekanan harga sudah dirasakan hingga tingkat rumah tangga,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....