GEMAR 2026 Bagikan Ratusan Pakaian Layak Pakai di Manokwari

  • 19 Apr 2026 18:10 WIB
  •  Manokwari

RRI. CO. ID, Manokwari - Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) 2026 menggelar aksi sosial berupa pendistribusian pakaian layak pakai di Lapangan Pujasera Dermaga Biryosi TNI AL Manokwari, Sabtu, 18 April 2026. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian program tahunan yang melibatkan berbagai organisasi kemahasiswaan dan komunitas.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan berbagai jenis pakaian seperti hijab, gamis, kemeja, rok, hingga pakaian pria yang dapat diambil langsung oleh masyarakat secara gratis.

Ketua Panitia GEMAR 2026, Nadia Firdausi, menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menutup aurat sesuai ajaran Islam.

“Selain pembagian pakaian, kami juga sebelumnya menggelar talk show untuk memberikan pemahaman tentang kewajiban menutup aurat bagi laki-laki maupun perempuan. Hari ini merupakan kegiatan puncak, di mana masyarakat bisa langsung mengambil pakaian yang telah kami sediakan,” ujar Nadia.

Ia menambahkan, sistem distribusi dilakukan secara terbuka dengan menyiapkan meja berisi pakaian, sehingga masyarakat dapat memilih sesuai kebutuhan. Selain di lokasi tersebut, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di UNIPA dan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) dengan mekanisme pendataan penerima terlebih dahulu.

Menurut Nadia, GEMAR merupakan gerakan yang telah berlangsung secara turun-temurun dan terus melibatkan kolaborasi berbagai organisasi setiap tahunnya. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya umat Muslim, untuk mengenakan pakaian sesuai syariat.

Suasana saat masyarakat memilih pakaian layak pakai (Foto: RRI/ Oudriana)

Sementara itu, Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Dakwah Kampus (UKM LDK) FKMI Universitas Papua, Ahmad Sayuti Kasben, mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi sejumlah organisasi internal dan eksternal kampus.

“Beberapa organisasi yang terlibat di antaranya UKM LDK FKMI sebagai inisiator, Himakom Universitas Papua, LDK Al Fatah Polbangtan, Remaja Masjid Darul Amban, Kohati HMI Cabang Manokwari, serta KAMMI,” katanya.

Ia menyebutkan, kegiatan ini tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum tanpa memandang latar belakang agama.

“Kami ingin kegiatan ini lebih merata manfaatnya, sehingga dibuka untuk umum. Ini murni kegiatan sosial yang bertujuan menumbuhkan kepedulian dan jiwa berbagi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ahmad menambahkan, pakaian yang dibagikan berasal dari donasi masyarakat dalam bentuk barang maupun uang yang kemudian dikelola panitia untuk memenuhi kebutuhan kegiatan.

Meski jumlah pasti pakaian yang dibagikan tidak dihitung, ia memastikan jumlahnya cukup banyak dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa menumbuhkan jiwa sosial mahasiswa dan masyarakat, serta menjadi bentuk kontribusi nyata kami terhadap lingkungan sekitar,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....