BKOW Papua Barat Perkuat Pemberdayaan Perempuan Papua
- 10 Feb 2026 12:15 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Papua Barat terus berkomitmen menjalankan berbagai program pemberdayaan perempuan. Melalui enam bidang yang dimiliki, BKOW secara konsisten merancang kegiatan yang bertujuan meningkatkan peran dan kapasitas perempuan, khususnya mama-mama Papua, agar lebih mandiri dan berdaya secara ekonomi. Hal tersebut disampaikan Ketua BKOW, Ny. Hj. Lani Lakotani dalam podcast bersama RRI pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Salah satu fokus utama BKOW berada pada bidang ekonomi yang membina dan mendampingi pelaku UMKM perempuan. BKOW juga rutin menggelar pelatihan keterampilan sebagai bekal dasar bagi mama-mama Papua untuk memperoleh penghasilan tambahan. Pelatihan ini diharapkan mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Selain ekonomi, BKOW Papua Barat juga menaruh perhatian pada bidang lingkungan hidup. Melalui kerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), BKOW mengadakan pelatihan hidroponik sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga. Metode ini dinilai cocok diterapkan oleh mama-mama yang memiliki lahan terbatas, sehingga dapat memenuhi kebutuhan sayuran rumah tangga secara mandiri.
“Makna perempuan hebat bukanlah perempuan yang sempurna, tapi perempuan yang ketika mengalami kegagalan dia bangkit kembali dan tidak putus asa. Kita harus tetap yakin bahwa selama kita berusaha pasti Tuhan akan memberikan jalan,” jelasnya.
Perempuan, khususnya ibu, dinilai memiliki peran strategis dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Ibu merupakan madrasah pertama bagi anak, bahkan sejak dalam kandungan. Oleh karena itu, perempuan diharapkan mampu memberikan teladan dan pendidikan yang baik di rumah, meskipun menjalankan peran ganda sebagai ibu dan pekerja, demi mencetak generasi unggul di masa depan.
Dalam rangka peningkatan kapasitas perempuan, BKOW Papua Barat menetapkan sejumlah program prioritas yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Di antaranya pengembangan UMKM, pelatihan kerajinan dari kain perca, hingga pameran UMKM.
“Kebetulan karena tahun ini efisiensi anggaran dan dana hibah kami menurun dipotong 50 persen jadi kami menyesuaikan. Namun program akan tetap berjalan disetiap bidang kita diskusikan yang mana yang dianggap sebagai prioritas maka itu akan dilaksanakan,” ujarnya.
BKOW Papua Barat juga menaungi 28 organisasi perempuan yang terlibat aktif dalam perumusan program kerja. Melalui pendekatan partisipatif, BKOW berharap setiap organisasi dapat menyampaikan aspirasi dan kebutuhan di lapangan. Dengan sinergi bersama dinas terkait, Dekranas, dan pemangku kepentingan lainnya, BKOW optimistis pemberdayaan perempuan Papua dapat terus diperkuat dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....