Pokjaluh Manokwari Bergerak Menyapa Generasi
- 09 Feb 2026 09:47 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Manokwari terus memperkuat perannya dalam pembinaan karakter generasi muda melalui berbagai program penyuluhan keagamaan dan sosial di wilayah tersebut. Ketua Pokjaluh Kabupaten Manokwari, Pdt. Tabulo’o Telaumbanua, S.Th, saat diwawancara rri.co.id Senin, 9 Februari 2026 mengatakan, fokus utama Pokjaluh saat ini adalah menjangkau generasi muda sebagai calon penerus bangsa.
Menurut Pdt. Tabulo’o, pembinaan karakter anak menjadi perhatian utama Pokjaluh, khususnya melalui kegiatan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Ia menekankan pentingnya pembentukan nilai-nilai moral, etika, dan spiritual sejak dini agar anak-anak memiliki dasar yang kuat dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Selain di lingkungan pendidikan, Pokjaluh juga melaksanakan pembinaan di lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Kabupaten Manokwari. Kegiatan ini bertujuan memberikan penyuluhan serta penguatan iman dan rohani bagi warga binaan, sehingga mereka memiliki bekal spiritual untuk memperbaiki diri dan kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik." ujar Pdt. Tabulo'o.
Pdt. Tabulo’o menambahkan bahwa program lain yang telah dan akan terus dilakukan Pokjaluh adalah penyuluhan dan penjangkauan terhadap anak-anak jalanan. Program ini dirancang sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada kelompok rentan di masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Pokjaluh berharap anak-anak jalanan dapat memahami bahwa hidup mereka sangat berharga dan memiliki masa depan yang dapat dibangun. Pembinaan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis, sehingga mereka merasa diterima dan termotivasi untuk mengembangkan potensi diri.
Sebagai Ketua Pokjaluh, Pdt. Tabulo’o juga mengajak masyarakat Manokwari untuk terus menghidupi nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghargai, saling menghormati, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman.
“Perbedaan bukan berarti kita tidak sama. Perbedaan justru adalah sesuatu yang unik yang harus dibangun dan dipelihara menjadi satu kesatuan untuk kemajuan bangsa,” jelasnya. Ia berharap semangat toleransi dan persaudaraan terus diperkuat demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai di Kabupaten Manokwari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....