Kolaborasi Keluarga Sekolah dan Masyarakat Diperlukan Bentuk Karakter Anak
- 20 Jul 2026 21:17 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Keberhasilan pendidikan dinilai tidak hanya bergantung pada peran sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Kolaborasi seluruh elemen tersebut menjadi kunci dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Hal ini disampaikan oleh Kepala SMA Negeri 1 Manokwari, Lucinda Patricia Mandobar, Senin, 20 Juli 2026.
Ia mengatakan pendidikan pertama yang diterima anak berasal dari lingkungan keluarga. Karena itu, orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan sebelum anak memasuki lingkungan sekolah.
Menurut Lucinda, guru hanya melanjutkan proses pendidikan yang telah dimulai di rumah. Keteladanan orang tua dalam bersikap dan berperilaku akan menjadi bekal penting bagi anak untuk berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas.
“Pendidikan itu bukan murni tanggung jawab Bapak dan Ibu guru. Pendidikan pertama adalah di rumah. Mama dan Bapak adalah pendidik pertama, sehingga harus menjadi teladan bagi anak. Saya percaya anak-anak kita di Manokwari, Papua Barat, adalah anak-anak yang luar biasa. Menjadikan mereka hebat bukan hanya pekerjaan guru, tetapi pekerjaan kita semua,” tegasnya.
Selain keluarga, lingkungan masyarakat juga memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan karakter anak. Menurutnya, perilaku yang dilihat anak setiap hari akan membentuk cara berpikir dan kebiasaan mereka. Oleh sebab itu, masyarakat perlu bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan memberikan contoh yang positif bagi generasi muda.
Lucinda menilai kepedulian masyarakat terhadap tumbuh kembang anak tidak kalah penting dibandingkan peran sekolah. Lingkungan yang bebas dari perilaku negatif akan membantu anak berkembang menjadi pribadi yang percaya diri, bertanggung jawab, dan memiliki nilai-nilai moral yang baik.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap masa depan anak-anak Papua Barat dengan menciptakan ruang yang aman bagi mereka untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi. Menurutnya, pendidikan karakter akan berjalan lebih efektif apabila didukung oleh keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial secara bersamaan.
Lucinda berharap sinergi antara orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat terus diperkuat sehingga Manokwari dapat menjadi lingkungan yang ramah bagi tumbuh kembang anak. Dengan kolaborasi tersebut, generasi muda diharapkan mampu tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....