Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Hanyut Air Terjun Memti Pegaf
- 20 Jul 2026 19:41 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap Yanto Idorway, wisatawan yang dilaporkan hanyut saat menyeberangi aliran sungai di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak. Hingga hari ketiga operasi pencarian, Senin, 20 Juli 2026, korban belum berhasil ditemukan.
Korban dilaporkan terseret arus pada Sabtu, 18 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIT ketika menyeberangi sungai bersama dua rekannya. Upaya pencarian yang sempat dilakukan rekan korban tidak membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Kantor SAR Manokwari.
Operasi hari ketiga diawali dengan apel dan briefing di Posko SAR yang diikuti personel Kantor SAR Manokwari, Polres Pegunungan Arfak, Kodim Pegunungan Arfak, keluarga korban, dan unsur potensi SAR lainnya. Tim kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan kendaraan operasional, termasuk mobil rescue dan sepeda motor trail.
Setibanya di lokasi, Tim SAR melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan kawasan sekitar lokasi kejadian. Pencarian juga didukung penggunaan drone thermal untuk memantau area yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, Yefri Sabaruddin, mengatakan seluruh metode pencarian telah dioptimalkan, namun hingga operasi hari ketiga korban masih belum ditemukan.
“Pencarian telah dilakukan secara maksimal melalui penyisiran darat dan pemantauan udara menggunakan drone thermal. Hasil evaluasi hari ini akan menjadi dasar penentuan area pencarian pada operasi berikutnya,” ujarnya.
Operasi melibatkan 33 personel gabungan dengan dukungan peralatan SAR, kendaraan operasional, drone thermal, alat komunikasi, perlengkapan SAR air, mountaineering, dan evakuasi. Selama proses pencarian, tim menghadapi tantangan berupa cuaca pegunungan yang mudah berubah, kabut tebal, serta suhu udara yang berkisar 12 hingga 19 derajat Celsius.
Operasi pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Selasa, 21 Juli 2026 dengan harapan korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....