Makna Zakat dalam Mewujudkan Keadilan Sosial
- 06 Mar 2026 02:04 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari- Bulan Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Salah satu ajaran penting dalam Islam yang selalu dibahas saat Ramadan adalah zakat. Melalui zakat, umat Islam diajak untuk berbagi dan membantu sesama yang membutuhkan sebagai wujud keadilan sosial.
Dalam obrolan Ramadan di Programa Satu Rri Manokwari narasumber berbagi pandangan tentang makna zakat dan perannya dalam menciptakan kesejahteraan bersama. Mereka menyoroti bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar bagi kehidupan masyarakat.
Ustadzah Alda, menjelaskan bahwa zakat merupakan instrumen penting dalam pemerataan ekonomi. Menurutnya, zakat mengajarkan bahwa sebagian harta yang dimiliki seseorang sebenarnya adalah hak bagi mereka yang membutuhkan. Dengan pengelolaan yang baik, zakat dapat membantu mengurangi kesenjangan sosial dan mendukung kehidupan masyarakat.
Dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di tekankan bahwa kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat perlu terus ditingkatkan karena zakat tidak hanya berdampak pada penerima, tetapi juga membentuk karakter pemberi agar lebih peduli dan empati terhadap kondisi sekitar.
| Baca juga: Istilah Takjil Dalam Tradisi Ramadan |
Ketika zakat disalurkan dengan tepat sasaran, manfaatnya bisa dirasakan secara luas, mulai dari membantu kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu hingga mendukung program pemberdayaan ekonomi.
Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi. Selain menunaikan zakat, masyarakat juga didorong untuk memperbanyak sedekah dan bantuan sosial sebagai bentuk solidaritas antar sesama.
Melalui obrolan Ramadan ini diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa zakat bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga jalan menuju terciptanya keadilan sosial dan kesejahteraan bersama. Nilai berbagi yang diajarkan dalam Ramadan menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya dirasakan sendiri, tetapi juga ketika mampu membantu orang lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....