Mengabaikan Salam dan Senyum: Adab Kecil Besar Pahalanya
- 25 Feb 2026 08:58 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari – Program Obrolan Ramadan Pro 1 RRI Manokwari kembali menghadirkan dialog penuh makna bagi umat muslim di bulan suci Ramadan . Topik “Mengabaikan Salam dan Senyum: Adab Kecil yang Besar Pahalanya” menghadirkan narasumber Imam Muslih,S.Hut.,M.Pd.
Dalam perbincangan yang berlangsung hangat di studio Pro 1, Imam Muslih menekankan bahwa salam dan senyum merupakan bagian dari adab sederhana yang sering dianggap sepele, namun memiliki nilai pahala yang besar di sisi Allah SWT. Ia menjelaskan, salam adalah doa keselamatan yang dianjurkan dalam ajaran Islam dan menjadi sarana mempererat ukhuwah atau persaudaraan sesama Muslim.
“Sering kali kita sibuk dengan urusan masing-masing hingga lupa menyapa dan memberikan senyum kepada saudara kita. Padahal, senyum itu sedekah, dan menjawab salam adalah kewajiban,” ujarnya.
Menurutnya, mengabaikan salam bukan hanya mengurangi nilai sopan santun dalam kehidupan sosial, tetapi juga dapat memudarkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Ia mengajak umat Muslim, khususnya generasi muda, untuk kembali membiasakan budaya salam dan senyum sebagai bagian dari dakwah yang lembut dan menyejukkan.
Dalam suasana Ramadan, lanjut Imam Muslih, memperbaiki adab menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas ibadah. Tidak hanya fokus pada puasa dan ibadah ritual, tetapi juga memperhatikan akhlak dalam interaksi sehari-hari.
“Ramadan adalah momentum melatih diri, termasuk melatih lisan dan sikap. Jangan sampai kita rajin beribadah, tetapi lalai dalam adab sederhana,” karena puasa adalah kewajiban yang dititipkan ALLAH dan kita akan banyak mendapatkan Pahala tambahnya.
Melalui dialog ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari bahwa kebaikan kecil seperti salam dan senyum dapat menjadi amal besar yang mendatangkan pahala, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....