Puasa dan Konsumsi Makanan Manis

  • 25 Feb 2026 08:24 WIB
  •  Manokwari

RRI. CO. ID, Manokwari - Sebagian besar komponen dalam makanan manis adalah gula, dan glukosa menjadi sumber energi utama bagi tubuh. Untuk menghasilkan tenaga, tubuh harus memecah glukosa melalui proses metabolisme agar bisa digunakan oleh sel-sel tubuh.

Namun, makanan manis saja tidak cukup untuk menggantikan nutrisi yang hilang selama berpuasa. Teh manis memang memberi energi cepat, tetapi tidak mengandung vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh.

Terlalu banyak mengonsumsi gula tambahan justru bisa membuat tubuh terasa lemas dan mengantuk. Menurut British Nutrition Foundation, lonjakan gula darah akibat gula tambahan dapat diikuti penurunan drastis yang memicu rasa lelah.

Tak sedikit orang yang berat badannya justru naik selama bulan puasa. Hal ini sering terjadi karena pola berbuka yang berlebihan dan didominasi makanan serta minuman tinggi gula.

Berdasarkan anjuran American Heart Association, batas konsumsi gula harian untuk laki-laki sekitar 150 kalori dan perempuan 100 kalori. Jika berlebihan, asupan gula bukan hanya menambah kalori, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Karena itu, yang terpenting saat berbuka bukan sekadar rasa manisnya, melainkan sumber manis tersebut. Pilih gula alami dari buah seperti kurma, perbanyak air putih, dan konsumsi makanan bergizi seimbang agar energi pulih tanpa efek samping berlebihan. (Sumber: Ruang Guru).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....