Buras, Kuliner tradisional yang sarat makna dan cita rasa.

  • 28 Mar 2026 12:30 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari - Buras merupakan salah satu makanan tradisional khas Indonesia yang banyak dijumpai di wilayah Sulawesi, khususnya pada masyarakat Bugis dan Makassar. Hidangan ini memiliki bentuk menyerupai lontong, namun dengan cita rasa yang lebih gurih karena dimasak menggunakan santan.

Secara umum, buras terbuat dari beras yang dimasak setengah matang dengan campuran santan, kemudian dibungkus menggunakan daun pisang dan direbus hingga matang. Proses pembuatannya cukup sederhana, namun membutuhkan ketelatenan agar tekstur buras menjadi lembut dan tidak mudah hancur.

Salah satu keunikan buras terletak pada cara penyajiannya. Makanan ini biasanya disajikan bersama berbagai lauk seperti ayam opor, sambal goreng, ikan, atau telur balado. Kombinasi rasa gurih dari buras dan lauk pendampingnya menciptakan cita rasa yang khas dan menggugah selera.

Selain sebagai hidangan sehari-hari, buras juga memiliki nilai budaya yang kuat. Makanan ini sering disajikan pada momen-momen penting seperti perayaan hari raya, acara keluarga, hingga kegiatan adat. Kehadirannya menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Di tengah perkembangan zaman, buras tetap bertahan sebagai salah satu kuliner tradisional yang dicintai masyarakat. Bahkan, kini buras mulai dikenal lebih luas dan menjadi bagian dari kekayaan kuliner nusantara yang patut dilestarikan.

Dengan cita rasa yang khas serta nilai budaya yang mendalam, buras bukan sekadar makanan, melainkan warisan tradisi yang menghubungkan generasi masa lalu dengan masa kini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....