Terlalu Sering Mandi Bisa Ganggu Kulit

  • 29 Sep 2026 17:13 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari- Kebiasaan mandi berkali-kali dalam sehari belum tentu membuat tubuh dan kulit semakin sehat. Terlalu sering terkena air dan sabun justru dapat menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan kulit untuk menjaga kelembapannya.

Kebutuhan mandi setiap orang berbeda dan dipengaruhi aktivitas serta kondisi lingkungan. Mandi dua kali sehari pada pagi dan sore umumnya cukup bagi kebanyakan orang.

Mereka yang aktif berolahraga atau melakukan pekerjaan fisik hingga banyak berkeringat dapat mandi lebih dari dua kali sehari. Cuaca panas dan kelembapan tinggi juga membuat tubuh lebih cepat berkeringat sehingga mandi tambahan masih dapat dilakukan.

Sebaliknya, orang yang jarang berkeringat dan lebih banyak berada di ruangan berpendingin dapat mandi satu kali sehari. Frekuensi tersebut juga perlu diperhatikan bagi pemilik kulit kering atau sensitif agar kulit tidak semakin mudah mengalami iritasi.

Cara mandi juga berpengaruh terhadap kesehatan kulit. Penggunaan air hangat suam-suam kuku, waktu mandi sekitar lima hingga sepuluh menit, serta sabun berbahan lembut dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit.

Setelah mandi, tubuh sebaiknya dikeringkan dengan menepuk lembut menggunakan handuk bersih. Penggunaan pelembap setelah mandi juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit.

Area tubuh yang mudah berkeringat seperti ketiak, lipatan paha, dan selangkangan tetap perlu dibersihkan secara rutin. Kebersihan area tersebut penting untuk mengurangi penumpukan keringat, kotoran, dan bakteri.

Mandi bukan soal seberapa sering dilakukan, melainkan bagaimana menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh. Aktivitas, cuaca, serta kondisi kulit menjadi pertimbangan penting agar kebersihan tubuh tetap terjaga tanpa mengganggu kesehatan kulit.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....