Tanda-Tanda Kesehatan yang Bisa Terlihat dari Kaki

  • 21 Agt 2026 19:15 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari- Kaki bukan hanya berfungsi untuk menopang dan membantu kita bergerak. Kondisi kaki juga terkadang dapat memberikan petunjuk mengenai kesehatan tubuh secara umum. Perubahan pada warna kulit, bentuk kuku, pembengkakan, hingga rasa nyeri pada kaki bisa menjadi tanda yang perlu diperhatikan.

Melansir dari CDC dan Mayo Clinic Berikut beberapa perubahan pada kaki yang sebaiknya tidak diabaikan

1. Kaki sering bengkak

Pembengkakan pada kaki dapat terjadi setelah berdiri atau duduk terlalu lama. Namun, jika bengkak sering muncul, menetap, atau disertai keluhan lain, kondisi tersebut sebaiknya diperiksakan karena dapat berkaitan dengan masalah sirkulasi, jantung, ginjal, atau kondisi kesehatan lainnya.

2. Kaki terasa sangat dingin

Kaki yang terus-menerus terasa dingin, terutama jika disertai perubahan warna kulit, kesemutan, atau nyeri, dapat menjadi tanda adanya gangguan aliran darah.

3. Perubahan warna kulit kaki

Kulit kaki yang tiba-tiba menjadi sangat pucat, kebiruan, kemerahan, atau kehitaman perlu diperhatikan. Perubahan warna yang menetap dapat berkaitan dengan gangguan sirkulasi atau masalah kulit tertentu.

4. Luka di kaki sulit sembuh

Luka kecil yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh, terutama pada orang dengan diabetes, perlu mendapat perhatian. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat memengaruhi saraf dan sirkulasi sehingga proses penyembuhan luka menjadi lebih lambat.

5. Kuku kaki berubah warna atau bentuk

Kuku yang menebal, rapuh, berubah warna, atau mudah terlepas dapat disebabkan oleh infeksi jamur maupun kondisi lainnya. Jika perubahan terjadi terus-menerus atau semakin parah, sebaiknya diperiksa.

6. Sering kesemutan atau mati rasa

Kesemutan sesekali dapat terjadi karena posisi tubuh. Tetapi jika kaki sering mati rasa, terasa terbakar, atau seperti tertusuk-tusuk tanpa sebab yang jelas, kondisi tersebut sebaiknya tidak dianggap sepele.

7. Nyeri atau kram yang berulang

Kram atau nyeri kaki dapat dipengaruhi oleh aktivitas fisik, dehidrasi, atau ketidakseimbangan mineral. Namun, nyeri yang berulang, terutama ketika berjalan dan membaik setelah beristirahat, perlu dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.

Perlu diingat, perubahan pada kaki tidak selalu berarti seseorang mengalami penyakit tertentu. Banyak penyebab yang relatif ringan. Karena itu, jangan melakukan diagnosis sendiri hanya berdasarkan tanda yang terlihat.

Jika perubahan pada kaki berlangsung lama, semakin berat, muncul tiba-tiba, atau disertai nyeri hebat, luka yang tidak sembuh, atau perubahan warna yang mencolok, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Merawat kaki dengan menjaga kebersihan, menggunakan alas kaki yang sesuai, menjaga berat badan dan pola hidup sehat, serta memeriksa kaki secara rutin merupakan langkah sederhana untuk membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....