Gelombang Kedua Pemberangkatan Jemaah Calon Haji Terus Berlangsung

  • 18 Mei 2025 11:58 WIB
  •  Manokwari

KBRN, Manokwari: Gelombang kedua pemberangkatan jemaah haji (JH) dari Embarkasi UPG Makassar terus berlangsung. Sebanyak 393 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 23 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Sabtu sore (17/5/2025).

Prosesi pelepasan dilakukan oleh Kepala Bidang Pembinaan Jemaah dan Petugas PPIH Embarkasi Makassar, H. Aminuddin, di Aula Mina Asrama Haji Sudiang Makassar pada pukul 15.45 WITA.

Kloter 23 terdiri dari 323 jemaah asal Papua Barat, 42 jemaah dari Kabupaten Maros, 19 jemaah dari Kota Makassar, serta masing-masing satu jemaah dari Kabupaten Gowa dan Luwu Timur. Kloter ini juga didampingi oleh tujuh orang petugas, seluruhnya berasal dari Papua Barat.

Para jemaah diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia GIA 1123 dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 18.10 WITA menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.

Sebagaimana imbauan Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, seluruh jemaah telah mengenakan kain ihram sejak dari tanah air. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pelaksanaan umrah wajib setibanya di Makkah.

Dalam arahannya, H. Aminuddin kembali menekankan pentingnya mengenakan ihram sejak dari asrama haji.

“Kembali saya ingatkan imbauan Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi agar seluruh jemaah gelombang kedua memakai pakaian ihram dari tanah air sehingga pada saatnya tiba tinggal berniat, mengingat sulitnya berganti pakaian di pesawat atau di Bandara Jeddah,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan di antara sesama jemaah, mengingat kloter ini merupakan gabungan dari Papua Barat dan Sulawesi Selatan.

“Tolong jaga persatuan dan kebersamaan. Kloter ini adalah gabungan Papua Barat dan Sulsel, tapi jemaah Papua ini banyak juga dari sini (Sulsel). Jadi penggabungan ini tidak ada masalah, karena kita adalah satu,” tambahnya.

Menutup arahannya, Aminuddin berpesan agar seluruh jemaah menjaga etika dan nama baik bangsa selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kepada seluruh jemaah, mari kita jaga nama baik Indonesia, karena bangsa kita dikenal sangat tertib di mata dunia,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pelepasan ini Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kepala Bagian Tata Usaha, serta Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Papua Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....