PaceDay Angkat UMKM Lokal lewat Konten Kreatif

  • 23 Apr 2026 14:26 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Perkembangan media sosial membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkreasi, termasuk dalam mempromosikan potensi lokal. Hal ini dimanfaatkan oleh Konten Kreator Pace Day, Sri Dayat Muhilu, S.T., yang aktif membuat konten review kuliner dan tempat usaha di Manokwari.

Dayat menceritakan, awal mula dirinya terjun sebagai konten kreator berawal dari iseng membuat konten di salah satu kafe di kawasan Amban. Tanpa diduga, konten tersebut mendapat respons positif dari warganet dan banyak disukai serta disimpan.

“Awalnya iseng buat konten di Amban Pantai Cafe, ternyata banyak yang suka dan simpan. Dari situ saya lihat ternyata orang-orang Manokwari suka konten review tempat baru, apalagi kuliner,” kata Dayat.

Dari pengalaman tersebut, ia kemudian memutuskan untuk fokus membuat konten review, khususnya kuliner dan tempat usaha baru. Nama PaceDay sendiri diambil dari identitas lokal dan nama pribadinya. Kata “Pace” merupakan sapaan akrab laki-laki di Papua, sementara “Day” berasal dari singkatan nama Dayat.

Dalam membangun eksistensi di media sosial, Dayat menilai branding menjadi hal yang sangat penting. Ia memanfaatkan platform seperti TikTok, Instagram, dan Facebook untuk memperluas jangkauan kontennya, dengan ciri khas sapaan “weekam” yang selalu digunakan dalam setiap video.

“Untuk eksistensi di media sosial, yang utama itu konsistensi. Konsistensi ini yang membuat algoritma di TikTok, Instagram, maupun Facebook bisa mengenali kita,” jelasnya.

Selain konsistensi, Dayat juga menekankan pentingnya terus belajar, baik dalam hal teknik editing, cara berbicara, maupun teknik mereview. Hal tersebut menurutnya menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas konten yang dihasilkan.

Dalam menentukan konten, Dayat mengaku sering melihat tren UMKM yang sedang viral maupun rekomendasi dari pengikutnya. Ia mencontohkan konten tentang makanan unik seperti bakso porsi besar atau roti bakar dengan harga terjangkau yang berhasil menarik perhatian banyak penonton.

Ia juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk bekerja sama tanpa syarat yang rumit.

“Yang penting makanannya halal dan bisa dipromosikan. Saya ingin PaceDay ini hadir untuk mendukung UMKM lokal di Manokwari,” katanya.

Di akhir, Dayat berpesan kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk tidak takut memulai usaha. Menurutnya, keberanian mencoba dan terus berkembang menjadi kunci utama dalam meraih kesuksesan, sekaligus memperkuat ekonomi lokal di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....