Generasi Muda di Dorong Melestarikan Noken Rajutan Papua
- 09 Mar 2026 03:29 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID- Manokwari- Pelestarian Noken Papua terus digalakkan di kalangan generasi muda sebagai upaya menjaga warisan budaya yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia. Berbagai komunitas dan tokoh masyarakat , tokoh adat terus mengajak anak muda untuk belajar merajut noken sekaligus memahami nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Di sejumlah daerah di tanah papua kegiatan pelatihan merajut noken mulai rutin dilakukan di sekolah maupun komunitas masyarakat. Ibu Hana owner " Mama pu noken" Juga melakukan pelatihan di lapas perempuan kabupaten Manokwari,, Melalui kegiatan ini,tidak hanya diajarkan teknik membuat noken, tetapi juga diperkenalkan dengan makna filosofisnya sebagai simbol kehidupan, kebersamaan, dan identitas masyarakat Papua.
Saat dialog Ibu Hana selaku pengrajin noken berharap keterlibatan generasi muda dapat mencegah budaya merajut noken dari ancaman kepunahan. Selain itu, noken juga memiliki potensi ekonomi yang dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat apabila dikelola secara kreatif, misalnya melalui pengembangan produk kerajinan dan promosi wisata budaya.
Noken rajutan papua asli yang terbuat secara alami dengan bahan alami dari pohon ini dan rajutan dengan cara manual ini tidak hanya berfungsi sebagi tas, tetepi memiliki nilai budaya ,sosial danpriritual bagi masyarakat di tanah papua , dalam upaya pelestariannya tidak terlepas dari tantangan yang di hadapi di antaranya
1. Banyak genersi muda yang kurang berminat mempelajari teknit merajut noken karena genersi muda lebih tertarik pada pekerjaan yang moderen atau teknologi
2. Proses pemnbuatan yang cukup lama ,membutuhan ketrampilan dan kesabaran karena mulai dari pengolahan serat alam hingga proses merajut sehingga tidak semua orang memeiliki ketekunan dan kesabaran untuk untuk mempelajarinya
3. Menjadi persaingan dengan produk moderen, tas moderen yang di produksi secara massal lebih mudah dan praktis, sehingga penggunaan noken mulai berkurang di kalangan generasi muda
4.keterbatasan wbahan baku alam , bahan dasar noken adalah serat kulit kayu atau tumbuhan tertentusemakit sulit di temukan akibat perunahan lingkungan dan berkurangnya hutan
pelestsrisn noken rajutan papua memerlukan kerja sama antara masyarakat biak,pemerintah dan generasi muda melalui pendidikan budaya, pelatihan merajut dan promsi yang lebih luas agar warisan budaya ini tetap hidup dan di krnal oleh generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....