Dinas Kebudayaan Siapkan Kolaborasi Kolintang untuk Pariwisata Papua Barat
- 23 Agt 2026 12:11 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Pemerintah Provinsi Papua Barat membuka peluang kolaborasi dengan masyarakat Kawanua untuk mengembangkan musik tradisional Kolintang sebagai bagian dari kegiatan kebudayaan dan pariwisata. Kesenian asal Sulawesi Utara tersebut dinilai memiliki potensi untuk tampil dalam berbagai agenda budaya di daerah.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat, Jafar Wefete, mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan Kerukunan Keluarga Besar Kawanua dalam mengembangkan kegiatan seni yang dapat memperkuat daya tarik wisata di Manokwari.
Ia menyebut peluncuran Kolintang di lingkungan masyarakat Kawanua menjadi momentum positif untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara yang hidup di Papua Barat. Menurutnya, keberadaan kesenian dari berbagai daerah menunjukkan karakter Manokwari sebagai kota yang plural.
“Kami sendiri dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga akan bersinergi dengan masyarakat Sulawesi Utara dalam rangka membuat event atau pertunjukan-pertunjukan yang dapat meningkatkan daya tarik wisata di Provinsi Papua Barat, khususnya di Kota Manokwari,” kata Jafar, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Menurut Jafar, pengembangan kesenian berbasis komunitas bukan hal baru di Papua Barat. Ia sebelumnya juga menghadiri kegiatan pembelajaran musik gamelan bagi masyarakat Jawa yang tinggal di daerah tersebut.
Pengalaman itu, kata dia, menunjukkan bahwa komunitas masyarakat dari berbagai daerah dapat mengambil peran dalam menjaga dan mengembangkan kesenian tradisional masing-masing. Upaya tersebut sekaligus memperkaya pilihan seni pertunjukan yang dapat ditampilkan dalam kegiatan budaya di Papua Barat.
Jafar juga menekankan pentingnya menjaga keberadaan Kolintang di kalangan generasi muda Kawanua. Anak-anak Sulawesi Utara yang lahir di Manokwari perlu tetap memiliki kesempatan mengenal musik tradisional daerah asal orang tua mereka sebagai bagian dari identitas budaya.
Ia memberikan apresiasi kepada Ketua Kerukunan Keluarga Besar Kawanua Papua Barat, Deiby Debora Pangemanan, yang dinilai telah mendorong pengenalan Kolintang di Manokwari. Jafar berharap langkah tersebut menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara pemerintah daerah dan komunitas budaya.

Ke depan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua Barat akan mendorong sinergi dengan berbagai komunitas untuk memajukan kebudayaan sekaligus mendukung sektor pariwisata. Jafar menilai semakin banyak kesenian yang berkembang, semakin besar pula potensi Papua Barat menghadirkan pertunjukan budaya yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....