Kebangkitan Nasional dan Tantangan Globalisasi
- 23 Mei 2026 05:45 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari - Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk mengenang semangat persatuan, perjuangan, dan kesadaran nasional yang dimulai sejak berdirinya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908. Peristiwa ini menandai bangkitnya semangat rakyat Indonesia untuk melawan penjajahan melalui pendidikan, organisasi, dan persatuan bangsa.
Di era modern saat ini, makna kebangkitan nasional tidak lagi hanya tentang perjuangan fisik melawan penjajah, tetapi juga perjuangan menghadapi tantangan globalisasi. Globalisasi membawa banyak dampak positif, seperti kemajuan teknologi, perkembangan informasi, serta terbukanya kerja sama internasional di berbagai bidang. Namun, globalisasi juga menghadirkan tantangan besar bagi kehidupan bangsa Indonesia.
Marcel Aronggear Pemuda asal manokwari yang sedang menempuh S2 di UGM mengatakan Salah satu tantangan utama globalisasi adalah lunturnya rasa nasionalisme di kalangan generasi muda. Arus budaya asing yang masuk dengan cepat melalui media sosial dan internet sering kali membuat generasoi muda lebih tertarik pada budaya luar dibanding budaya sendiri.
Selain itu, perkembangan teknologi digital juga dapat memunculkan penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, dan konflik sosial yang mengancam persatuan bangsa. Marcel mengajak generasi muda bangun dan berkarya untuk bangsa Indonesia yang lebih maju
Globalisasi juga menimbulkan persaingan ekonomi yang semakin ketat. Indonesia dituntut memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat internasional. Oleh karena itu, pendidikan, literasi digital, dan penguasaan teknologi menjadi hal penting untuk menghadapi perkembangan zaman.
Dalam menghadapi tantangan globalisasi, semangat kebangkitan nasional harus terus ditanamkan dalam kehidupan masyarakat teru tama Generasi muda perlu menjaga persatuan, mencintai budaya bangsa, serta memanfaatkan teknologi secara bijak untuk kemajuan Indonesia. Nilai-nilai gotong royong, toleransi, dan semangat kerja keras harus tetap dijaga agar Indonesia mampu menjadi bangsa yang kuat dan berdaya saing di tengah perkembangan dunia.
Peringatan hari Kebangkitan Nasional ke 118 Tahun bukan hanya menjadi peristiwa sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa bangsa Indonesia harus terus bangkit, bersatu, dan siap menghadapi berbagai tantangan globalisasi demi mewujudkan masa depan bangsa yang lebih maju dan sejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....