Kebiasaan yang Dianggap Jorok, ternyata Bisa Bermanfaat bagi Kesehatan
- 04 Okt 2026 20:33 WIB
- Manado
RRI.CO.ID,Manado -Beberapa kebiasaan yang sering dianggap jorok ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan jika dilakukan dengan cara yang tepat. Kebiasaan seperti menggigit kuku, mengunyah permen karet, hingga berkeringat merupakan contoh aktivitas yang sering dipandang negatif, tetapi memiliki sisi positif tertentu.
Dari laman Cleveland Clinic, meski demikian tidak semua kebiasaan yang dianggap jorok baik untuk kesehatan. Manfaatnya bergantung pada kondisi dan cara melakukannya.
Berikut beberapa kebiasaan yang ternyata memiliki manfaat bagi tubuh.
| Baca juga: Minuman Gula Aren Aman Asal Tidak Berlebihan |
1. Berkeringat saat beraktivitas
Berkeringat sering dianggap mengganggu karena membuat tubuh terasa lengket dan berbau. Namun, keringat merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengatur suhu agar tetap stabil. Berkeringat saat berolahraga atau berada di tempat panas membantu tubuh mendinginkan diri.
2. Mengunyah permen karet
| Baca juga: Hipertensi di Usia Muda Makin Banyak Terjadi |
Mengunyah permen karet terkadang dianggap sebagai kebiasaan yang kurang sopan. Padahal, permen karet bebas gula dapat membantu meningkatkan produksi air liur. Air liur berperan dalam membersihkan sisa makanan dan menetralkan asam di dalam mulut sehingga dapat membantu menjaga kesehatan gigi.
3. Kentut merupakan hal yang normal
Kentut sering dianggap memalukan, terutama ketika berada di tempat umum. Namun, kentut merupakan proses alami tubuh untuk mengeluarkan gas dari saluran pencernaan. Proses ini membantu mengurangi penumpukan gas di dalam usus.
4. Mengupil, tetapi sebaiknya dihindari
Mengupil merupakan kebiasaan yang sering dianggap jorok. Hidung memang memiliki mekanisme alami untuk membersihkan debu dan kotoran melalui lendir dan rambut hidung. Namun, mengupil menggunakan jari dapat menyebabkan iritasi, luka, bahkan infeksi. Oleh karena itu, membersihkan hidung menggunakan tisu atau larutan saline lebih dianjurkan.
5. Mengonsumsi makanan fermentasi
Beberapa makanan fermentasi, seperti yoghurt dan tempe, memiliki mikroorganisme yang bermanfaat. Jenis makanan tertentu mengandung bakteri baik yang dapat membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam saluran pencernaan.
Kebiasaan yang dianggap jorok tidak selalu berdampak buruk bagi kesehatan. Beberapa di antaranya merupakan proses alami tubuh yang memiliki fungsi penting. Meski demikian, menjaga kebersihan diri tetap diperlukan agar terhindar dari penyakit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....