Suhu Tubuh Normal dan Cara Mengukurnya
- 08 Sep 2026 09:07 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Suhu tubuh normal rata-rata adalah sekitar 37°C. Namun, suhu tubuh bisa berubah-ubah dan perubahan ini tidak selalu menunjukkan adanya penyakit. Dilansir dari Alodokter.com Suhu tubuh dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti usia, aktivitas, waktu, cuaca, bahkan kadar hormon dalam tubuh. Oleh karena itu, suhu tubuh normal cenderung berubah-ubah dalam satu periode waktu. Selain itu, untuk mempertahankan suhu normal, otak akan mengontrol kenaikan panas tubuh maupun mendinginkan tubuh dengan pengaturan keringat. Mekanisme ini membantu tubuh beradaptasi agar fungsi tubuh tetap berjalan optimal.
Berapa Suhu Tubuh Normal Berdasarkan Usia?
Suhu tubuh normal yang diukur dari kulit sebenarnya berasal dari berbagai organ di dalam tubuh, seperti jantung, otak, hati, sampai otot. Satuan suhu normal biasanya diukur dengan satuan Fahrenheit (F) maupun Celsius (C). Namun, di Indonesia, satuan ukur Celsius lebih sering digunakan.
| Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan di saat Cuaca Panas |
Berikut ini adalah rentang suhu tubuh normal berdasarkan usianya:
Bayi baru lahir hingga usia 10 tahun: 36,5°C – 37,5°C
Usia 11–65 tahun: 36,4°C – 37,6°C
Usia >65 tahun: 35,8°C – 36,9°C
Seperti penjelasan sebelumnya, suhu tubuh normal bisa berubah-ubah tergantung kondisi lingkungan, usia, dan aktivitasnya. Meski begitu, perubahan suhu menjadi terlalu panas atau terlalu dingin bisa menandakan kondisi kesehatan tertentu. Jika suhu tubuh terlalu tinggi (≥38°C), kondisi ini disebut demam yang umumnya menandakan infeksi. Sebaliknya, bila suhu tubuh terlalu rendah (≤35°C), hal ini disebut hipotermia yang bisa disebabkan oleh paparan dingin, gangguan kelenjar tiroid, atau atau gula darah rendah.
Cara Mengukur Suhu Tubuh Normal dengan Termometer
| Baca juga: Pahami Gejala Umum Tubuh Mengalami Dehidrasi |
Pengukuran suhu tubuh biasanya dilakukan melalui dahi, bawah lidah, telinga, ketiak, maupun anus. Beberapa orang mengukur suhu hanya dengan meraba punggung tangan, tetapi cara ini tidak akurat karena persepsi rasa hangat bisa berbeda pada tiap orang.
Untuk hasil yang lebih akurat, gunakan termometer elektronik. Berikut cara pakainya:
Masukkan termometer ke mulut atau letakkan di dalam lipatan ketiak. Jika digunakan di mulut, pastikan termometer sudah dibersihkan.
Tunggu 3–5 menit hingga angka hasil pengukuran muncul di layar.
Selain termometer elektronik, ada juga termometer raksa yang terbuat dari cairan raksa yang dimasukkan ke dalam tabung kaca kecil. Namun, mengukur suhu dengan termometer ini sekarang kurang diminati karena tabungnya rentan pecah dan bocor sehingga air raksa di dalamnya bisa membahayakan kesehatan.
Mengetahui suhu tubuh normal dapat membantu Anda membedakan kondisi tubuh yang sehat dengan gejala penyakit. Suhu tubuh yang stabil dapat mengoptimalkan metabolisme, fungsi enzim, hingga daya tahan tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya sediakan termometer di rumah agar bisa memantau suhu tubuh saat diperlukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....