Menopause, Penyebab dan Gejala-Gejalanya

  • 15 Apr 2026 16:09 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Menopause adalah akhir dari siklus menstruasi seorang perempuan. Istilah ini dapat menggambarkan setiap perubahan yang dialami sebelum atau setelah berhenti menstruasi. Masa ini menandai akhir dari tahun-tahun reproduksi seorang perempuan.

Ketika menstruasi berhenti secara permanen artinya wanita tersebut tidak lagi dapat hamil secara alami. Ini terjadi karena penurunan produksi hormon-hormon penting seperti estrogen dan progesteron oleh ovarium. Umumnya kondisi ini terjadi pada wanita berusia antara 45 dan 55 tahun, dengan usia rata-rata sekitar 51 tahun.

Perempuan terlahir dengan ovarium yang berfungsi membuat hormon esterogen dan progesteron, yang mengontrol periode menstruasi dan pelepasan sel telur (ovulasi ). Kondisi ini terjadi ketika ovarium tidak lagi melepaskan sel telur setiap bulan dan menstruasi berhenti. Kondisi ini merupakan bagian dari proses penuaan alami dalam tubuh wanita. Selain faktor usia, faktor genetik juga dapat mempengaruhi kapan seseorang akan mengalami menopause.

Kondisi ini adalah bagian alami dari penuaan perempuan yang terjadi setelah umur 40 an. Namun pada beberapa perempuan bisa saja mengalami menopause dini. Ini bisa dikarenakan operasi, seperti jika indung telur yang diangkat dalam histerektomi, atau kerusakan pada indung telur yang diakibatkan kemoterapi. Stres dan situasi hormonal lainnya bisa memicu kondisi ini terjadi sebelum usia 40 tahun dan kondisi ini disebut dengan menopause dini.

Seperti dilansir dari lamannya Halodoc.Com, bahwa ada beberapa gejala yang akan dialami perempuan ketika memasuki masa menopause.Berikut tanda-tandanya :

* Gejala vasomotor, atau rasa panas pada bagian atas tubuh ( hot flush ), terutama leher, wajah dan dada terutama di malam hari.

* Nyeri sendi.

* Kulit menjadi keriput dan kurang elastis karena penurunan kadar kolagen.

* Atrofi genitourinaria.

* Penurunan lubrikasi vagina.

* Penyakit kardiovaskular.

* Osteoporosis.

Gejala-gejala tersebut merupakan gejala normal dari kondisi ini, tetapi tidak menutup kemungkinan muncul gejala lain secara bersamaan. Berikut adalah tanda-tanda awal menopause yang perlu diperhatikan :

* Perubahan siklus menstruasi.

Salah satu tanda paling umum adalah perubahan dalam siklus menstruasi. Haid bisa menjadi lebih pendek atau lebih panjang, lebih berat atau lebih ringan, dan mungkin tidak teratur.

* Hot flashes

Sensasi panas tiba-tiba yang menyebar ke seluruh tubuh, seringkali disertai dengan keringat dan kemerahan pada wajah. Hot flashes adalah salah satu gejala menopause yang paling sering dilaporkan.

* Gangguan tidur

Sulit tidur atau sering terbangun di malam hari juga dapat mengganggu tidur.

* Perubahan mood.

Perubahan suasana hati yang cepat, seperti mudah marah, cemas atau depresi. Perubahan hormon dapat mempengaruhi kondisi emosional seorang wanita.

* Vagina kering

Penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan vagina menjadi kering dan tidak nyaman yang dapat mempengaruhi hubungan seksual.

Tanda-tanda menopause bisa sangat bervariasi antara satu wanita dengan wanita lainnya. Beberapa wanita mungkin hanya mengalami sedikit gejala, sementara yang lain mungkinmengalami gejala yang lebih parah yang mempengaruhi kualitas hidup mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....