Radang Amandel Bisa Menular, Kenali Gejala dan Waspadanya
- 06 Jul 2026 15:38 WIB
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Radang amandel atau tonsilitis bukan sekadar keluhan sakit tenggorokan biasa. Penyakit ini ternyata dapat menular melalui droplet atau percikan ludah, terutama jika disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri.
Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT-KL) RSPI Sulianti Saroso, Vindina Rettha Arianingrum, menjelaskan bahwa amandel merupakan organ tubuh yang berfungsi sebagai bagian dari sistem pertahanan tubuh.
"Semua orang memiliki amandel. Yang menjadi masalah adalah ketika organ tersebut mengalami infeksi atau peradangan," ujarnya dalam Talkshow Keluarga Sehat Kementerian Kesehatan.
Menurutnya, sekitar 75 persen infeksi saluran pernapasan atas disebabkan oleh virus, seperti influenza dan rhinovirus. Namun, radang amandel juga dapat dipicu bakteri, termasuk Staphylococcus hingga bakteri penyebab difteri yang memerlukan penanganan khusus.
Gejala yang paling sering muncul antara lain nyeri saat menelan, sakit tenggorokan, demam, batuk, pilek, hingga bau mulut. Pada infeksi bakteri, keluhan biasanya lebih berat, disertai demam tinggi, bercak putih pada amandel, dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher.
Vindina mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh gejala tersebut, terutama bila disertai sesak napas atau pembengkakan amandel yang semakin besar.
| Baca juga: Cara Mencegah Penyakit Usus Buntu |
"Kalau nyeri tenggorokan tidak membaik dalam dua hingga tiga hari, muncul bercak putih di amandel, atau ada pembengkakan di leher, segera periksakan diri ke dokter," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa tidak semua pembesaran amandel menandakan infeksi akut. Pada sebagian orang, amandel dapat tetap membesar akibat infeksi yang berulang sehingga berubah menjadi hipertrofi atau pembesaran permanen.
Untuk mencegah radang amandel, masyarakat dianjurkan menjaga daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup sehat, tidur cukup, menjaga kebersihan mulut, berolahraga, serta menghindari paparan penyebab alergi yang dapat meningkatkan risiko infeksi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....