Wisata Gunung Bromo Ditutup pada 17 Desember
- 05 Des 2025 18:08 WIB
- Malang
KBRN, Probolinggo : Kawasan Bromo akan ditutup sementara pada 17 Desember. Meski demikian wisatawan masih bisa berkunjung dengan aturan khusus.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, menjelaskan rencana pengaturan operasional kawasan wisata Bromo menjelang akhir tahun dan awal 2026.
Ia menyampaikan bahwa kawasan Bromo akan mengalami dua kali penutupan sementara, masing-masing pada 17 Desember dan 17 Januari mendatang.
Menurut Heri, penutupan 17 Desember dan penutupan pada 17 Januari terkait tradisi adat Wulan Kapitu, yang rutin dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari penghormatan terhadap budaya masyarakat Tengger.
Meski ada jadwal penutupan, Heri menegaskan bahwa wisatawan tetap dapat berkunjung ke Bromo di luar hari-hari tersebut, namun harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pengelola TNBTS dan pemerintah daerah.
Aturan tersebut mencakup pembatasan jumlah wisatawan, pengaturan jalur masuk, hingga kewajiban menjaga kelestarian kawasan.
“Kami ingin menegaskan bahwa Bromo tidak ditutup total. Wisatawan masih bisa menikmati keindahan Bromo, tetapi dengan penyesuaian aturan demi ketertiban dan kelestarian,” jelasnya.
Heri juga mengimbau pelaku wisata, travel agent, dan masyarakat untuk memperhatikan jadwal penutupan ini agar aktivitas wisata tetap berjalan lancar tanpa gangguan.
Pemerintah daerah disebut akan terus berkoordinasi dengan TNBTS dan komunitas Tengger guna memastikan pengelolaan kawasan berjalan aman dan kondusif.
Dengan pengaturan ini, pemerintah berharap keseimbangan antara pelestarian alam, kearifan lokal, dan aktivitas pariwisata dapat tetap terjaga di salah satu destinasi unggulan Jawa Timur tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....