Arema FC Kenalkan Manager Bisnis Baru, Buka Bidang Marcomm dan PR

  • 15 Jun 2026 16:54 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Menjelang kompetisi Super League 2026/2027, Arema FC melakukan penataan ulang struktur organisasinya. Dalam susunan baru tersebut, Munif Wakid tidak lagi bertugas sebagai Manajer Bisnis dan kini dipercaya menangani bidang Marketing Communication (Marcom) serta Public Relations (PR).

Pada saat yang sama, manajemen menunjuk Irma Prianti sebagai Chief Business and Commercial Officer (CBO) untuk memimpin pengembangan sektor bisnis dan komersial klub.

General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat aspek bisnis sekaligus meningkatkan kapasitas organisasi dalam menghadapi dinamika industri sepak bola profesional yang terus berkembang.

Selain itu, klub juga ingin memperkuat fungsi komunikasi dengan berbagai pihak, mulai dari Aremania, media, sponsor, mitra usaha, hingga pemangku kepentingan sepak bola nasional.

"Penyesuaian ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi. Kami ingin setiap bidang ditangani oleh personel yang memiliki kompetensi sesuai sehingga target jangka panjang klub dapat diwujudkan secara maksimal," kata Yusrinal, Senin (15/6/2026).

Munif sebelumnya mengemban tugas sebagai Manajer Bisnis sejak Juli 2023. Dalam kurun tiga musim terakhir, ia tidak hanya menangani pengembangan bisnis klub, tetapi juga turut berperan dalam proses penguatan organisasi pada masa transisi pasca-Tragedi Kanjuruhan.

Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi Munif dalam menjalankan peran barunya di bidang komunikasi dan hubungan publik. Manajemen berharap kehadirannya dapat memperkuat penyampaian informasi klub sekaligus mempererat hubungan dengan berbagai pihak yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem Arema FC.

Di sisi lain, tanggung jawab pengembangan bisnis dan komersial kini berada di bawah koordinasi Irma Prianti. Sebagai CBO, ia akan memimpin penyusunan strategi bisnis, pengelolaan aset komersial, pengembangan kerja sama, hingga upaya peningkatan nilai klub.

Yusrinal menyebut penunjukan Irma merupakan kelanjutan dari roadmap pengembangan organisasi yang telah disusun sejak masa transisi. Menurutnya, Arema FC selama ini berfokus pada empat pilar utama, yakni membangun tim yang kompetitif, memperkuat hubungan dengan stakeholder termasuk Aremania, meningkatkan sinergi dengan media, serta mengembangkan nilai klub melalui sektor bisnis.

"Tiga pilar awal menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Karena itu, memasuki tahap berikutnya kami memberikan perhatian lebih besar pada penguatan bisnis dan komersial sebagai fondasi keberlanjutan klub," ujarnya.

Irma membawa pengalaman di bidang bisnis dan komersial, baik dari sektor ritel maupun sepak bola profesional. Manajemen berharap kehadirannya dapat membuka peluang kerja sama baru serta menghadirkan pendekatan yang lebih inovatif dalam pengembangan model bisnis klub.

Melalui penyesuaian struktur ini, Arema FC menegaskan upaya membangun organisasi yang semakin profesional, dengan keseimbangan antara prestasi di lapangan dan penguatan fondasi bisnis untuk jangka panjang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....