Evaluasi Hasil Piala Presiden, Marcos Santos: Arema FC Berada di Jalur yang Benar

  • 09 Agt 2026 14:12 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Arema FC mengakhiri Piala Presiden 2026 di posisi keempat setelah kalah 1-3 dari Persija Jakarta dalam perebutan tempat ketiga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026). Meski gagal mencapai target final, pelatih Marcos Santos menilai lima pertandingan di turnamen tersebut menjadi bahan evaluasi penting sebelum menghadapi Super League 2026/2027.

Marcos mengatakan lima pertandingan Piala Presiden memberikan kesempatan untuk melihat perkembangan tim sekaligus mengevaluasi kemampuan pemain dalam situasi pertandingan.

"Lima pertandingan di Piala Presiden sangat membantu proses kami. Selama turnamen, tim terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," ujar Marcos, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, turnamen pramusim tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengintegrasikan pemain-pemain baru ke dalam tim. Selain aspek teknis dan taktik, para pemain mendapat pengalaman menghadapi tekanan sebagai bagian dari Arema FC.

"Ajang ini juga menjadi kesempatan penting untuk mengintegrasikan pemain-pemain baru, sekaligus membuat mereka memahami apa arti menjadi bagian dari Arema dan besarnya tekanan ketika mengenakan jersey ini," katanya.

Dari lima pertandingan tersebut, Marcos juga mendapatkan gambaran mengenai karakter dan kemampuan para pemain. Evaluasi itu menjadi dasar untuk menentukan pemain yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan tim sekaligus pemain yang masih membutuhkan pengembangan.

"Turnamen ini menjadi kesempatan yang baik untuk melihat karakter para pemain, siapa yang bisa benar-benar membantu tim dan siapa yang masih harus berkembang selama proses ini," jelasnya.

Arema FC sebelumnya menargetkan lolos ke final Piala Presiden 2026. Target tersebut gagal tercapai setelah Arema kalah dari Persebaya di semifinal dan kemudian takluk dari Persija dalam perebutan tempat ketiga.

"Tentu saja kami tetap kecewa dengan hasil akhir karena target kami adalah lolos ke final. Kami pulang dengan rasa frustrasi karena gagal mencapainya," ungkap Marcos.

Meski demikian, Marcos menilai hasil Piala Presiden tetap memberikan manfaat bagi persiapan menghadapi kompetisi yang lebih panjang. Evaluasi selama turnamen akan menjadi bagian dari proses pembentukan tim Arema FC untuk Super League 2026/2027.

"Saya merasa Arema berada di jalur yang benar. Namun secara keseluruhan, hasil turnamen ini tetap positif. Kami mendapatkan banyak pelajaran, melihat banyak perkembangan, dan saya yakin tim ini masih akan terus berkembang," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....