Polres Malang Amankan 54 Suporter karena Diduga Bawa Minuman Keras saat Laga Arema
- 19 Apr 2026 07:58 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Polres Malang mengamankan puluhan suporter Arema yang diduga membawa dan mengonsumsi minuman keras ketika pengamanan pertandingan Arema FC melawan Persis Solo di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, pada Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama antara Polres Malang, panitia pelaksana, manajemen Arema FC, serta Presidium Aremania untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif selama pertandingan berlangsung.
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan dengan skema pemeriksaan yang lebih ketat dan diperluas hingga ke luar area stadion.
"Kami sepakat melakukan pemeriksaan secara lebih teliti dan tegas dengan batas wilayah (perimeter) yang lebih luas, terutama terhadap potensi penonton yang membawa dan mengonsumsi minuman beralkohol," ujar AKBP Taat Resdi dalam konferensi pers di Polres Malang, Sabtu (18/4).
Pemeriksaan dilakukan di dua titik utama, yaitu Simpang Empat Zipur dan Kedungpendaringan. Petugas bersinergi dengan Aremania untuk melakukan pengecekan terhadap penonton, baik melalui pemeriksaan badan maupun kendaraan.
"Hasilnya, kami mengamankan 54 calon penonton yang diduga membawa minuman keras dengan barang bukti 33 botol minuman beralkohol serta 28 unit sepeda motor," ungkapnya.
Dari jumlah tersebut, 27 orang berasal dari wilayah Kabupaten Malang dan 27 lainnya dari luar daerah, di antaranya Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Blitar.
Kapolres menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperbaiki budaya suporter dan memastikan keamanan pertandingan sepak bola di Kabupaten Malang.
"Skema ini akan terus kami lakukan ke depan secara berkelanjutan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta iklim pertandingan yang aman, tertib, dan nyaman," tegasnya.
Sementara itu, pihak manajemen Arema FC menyayangkan masih adanya suporter yang membawa minuman keras ke stadion meskipun berbagai upaya edukasi telah dilakukan.
Ketua Presidium Aremania, H. M. Ali Rifki, juga menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan komitmen Aremania untuk terus berbenah.
"Kami akan terus mengingatkan agar tidak membawa minuman keras, senjata tajam, atau melakukan tindakan yang merugikan. Ini bagian dari komitmen perubahan ke arah yang lebih baik," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....