Takluk dari Persib, Arema FC Emoh Patah Arang

  • 26 Jul 2026 14:16 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Arema FC harus menyulut evaluasi besar usai dipaksa menyerah 0-1 dari Persib Bandung pada laga babak penyisihan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu malam (25/7/2026).

Gol tunggal Uilliam Barros Pereira pada menit ke-24 menjadi pembeda. Meski harus memungut bola dari gawang sendiri, nakhoda Singo Edan, Marcos Santos, enggan patah arang. Pelatih asal Brasil itu justru optimistis melihat fondasi timnya yang kian terbentuk.

Dukungan masif 23.750 penonton tuan rumah bikin Maung Bandung tampil menyerang sejak peluit awal ditiup. Tekanan bertubi-tubi itu akhirnya menjebol benteng Singo Edan di pertengahan babak pertama lewat sepakan keras Uilliam Barros.

Arema FC sempat limbung. Positioning pemain Persib yang cair bikin koordinasi lini tengah dan belakang klub asal Malang itu kalang kabut. Skor 1-0 untuk keunggulan Pangeran Biru bertahan hingga turun minum.

Selepas jeda, Singo Edan menolak menyerah begitu saja. Perubahan taktik di paruh kedua membuat penguasaan bola berbalik ke tangan Arema FC. Sayang, penyelesaian akhir yang kurang dingin serta kokohnya Teja Paku Alam di bawah mistar Persib menggagalkan misi bangkit Singo Edan hingga laga usai.

Dalam sesi konferensi pers pascamatch, Marcos Santos mengakui ada perbedaan kualitas permainan anak asuhnya antara babak pertama dan kedua.

"Pertandingan yang bagus antara dua tim besar. Di babak pertama, Persib unggul dan menekan kami lewat kualitas tim serta atmosfer suporter mereka. Tapi kami tetap tenang," ujar Santos.

"Di babak kedua kami tampil jauh lebih baik, menciptakan peluang, sementara mereka terpaksa bermain transisi. Ini membuktikan Arema punya ruang besar untuk berkembang dan akan menjadi tim yang sangat kuat musim ini," tegasnya mantap.

Pemain asing Arema FC, Sneyder Julián Guevara, yang mendampingi sang pelatih, mengakui kebuntuan timnya di awal laga.

"Di babak pertama posisi mereka membuat kami bingung. Harusnya kami bisa lebih tenang menguasai bola. Babak kedua kami membaik dan bikin beberapa peluang, tapi sayangnya belum ada gol. Ini pelajaran berharga untuk laga berikutnya," tutur Guevara.

Meski menelan kekalahan, laga ini menjadi panggung adaptasi bagi deretan pilar anyar Singo Edan. Performa para pemain anyar tersebut mendapat acungan jempol dari Marcos Santos.

"Adaptasi mereka sangat cepat. Saya suka karakter dan sikap yang mereka tunjukkan di lapangan. Kehadiran mereka memberi kedalaman skuad dan variasi taktik yang kami butuhkan untuk mengarungi musim yang panjang," pungkas Santos.

Kekalahan ini jelas menjadi PR berharga bagi Arema FC untuk segera membenahi efektivitas lini serang sebelum menatap laga krusial berikutnya di Piala Presiden 2026.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....