Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Blitar, Sediakan 10 Ton Beras
- 05 Okt 2026 21:27 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kali ini, pasar murah digelar di wilayah Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar pada Senin (5/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi titik ke-159 pasar murah yang digelar Pemprov Jawa Timur. Sejumlah kebutuhan pokok disiapkan, termasuk beras dari Perum Bulog sebanyak 10 ton.
Pasar murah yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB itu langsung dipadati warga. Bahkan, masyarakat sudah berdatangan sejak siang dan mengantre untuk mendapatkan berbagai komoditas yang tersedia.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Iwan mengatakan, pasar murah merupakan salah satu upaya Pemprov Jatim menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.
"Pasar murah ini bertujuan untuk stabilisasi harga, kedua mendekatkan jangkauan dan menjaga daya beli masyarakat," kata Iwan, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, pasar murah tidak hanya menjadi sarana menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan tersebut juga menjadi upaya Pemprov Jatim mempertemukan masyarakat dengan pelaku UMKM.
Dengan keterlibatan UMKM, pasar murah diharapkan turut memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi di daerah.
"Selain menstabilisasi harga juga menggerakkan ekonomi lokal," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, beras menjadi salah satu komoditas yang disiapkan dalam jumlah besar. Pemprov Jatim menggandeng Bulog untuk menyediakan 10 ton beras guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pembelian beras juga tidak dibatasi menggunakan kupon. Sementara minyak goreng dan telur diberlakukan pembatasan melalui kupon.
Iwan mengatakan, kebijakan tersebut sekaligus untuk mengantisipasi apabila terjadi lonjakan permintaan beras dari masyarakat.
"Beras yang disediakan dari Bulog 10 ton. Seandainya ada lonjakan pembelian, jadi beras tidak pakai kupon yang dibatasi, cuma minyak dan telur," jelasnya.
Pemprov Jatim berharap pelaksanaan pasar murah dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga daya beli dan stabilitas harga pangan di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....