Petani Trenyang Sumberpucung Malang Panen Raya Padi Organik Sukma

  • 21 Sep 2026 18:15 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Kelompok Tani Ngudi Makmur Desa Trenyang, Kecamatan Sumberpucung, mulai menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan. Pada Senin (21/9/2026) pagi, mereka menggelar panen raya komoditas Padi Sukma yang dibudidayakan menggunakan pupuk hayati cair.

Penerapan pupuk cair berbasis organik tersebut merupakan bentuk kolaborasi petani setempat dengan PT Indoraya Mitra Persada 168 untuk menekan penggunaan pupuk kimia sekaligus memulihkan kesuburan tanah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si. yang hadir dalam panen raya tersebut mengapresiasi keberanian petani melakukan transisi ke pertanian organik. Menurutnya, efisiensi biaya produksi dan kesehatan lahan menjadi tantangan utama sektor pertanian saat ini.

"Tuntutan pasar terhadap produk pertanian yang sehat dan ramah lingkungan makin tinggi. Kita harus terus berinovasi agar produktivitas meningkat, tetapi biaya produksi bisa ditekan," ujar Budiar di hadapan para petani.

Budiar meminta agar hasil panen Padi Sukma organik ini dievaluasi secara berkala. Pemkab Malang ingin melihat tingkat produktivitas per hektar, efisiensi biaya yang diperoleh petani, hingga dampak jangka panjang terhadap pemulihan kualitas tanah.

Jika terbukti efisien dan menguntungkan, model budidaya ramah lingkungan ini akan direplikasi ke wilayah lain pada musim tanam berikutnya.

"Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan kelompok tani sangat krusial. Pemerintah menyiapkan kebijakan, dunia usaha memfasilitasi teknologi, sementara petani menjadi pelaku utama keberhasilan di lapangan," tegasnya.

Panen raya tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, S.Sos., perwakilan BPS Malang, serta jajaran muspika Kecamatan Sumberpucung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....